Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh secara resmi membuka Rapat Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh di Hotel Arabia Peunayong, Banda Aceh, Rabu (14/11).
Dalam sambutannya Kakanwil berharap kegiatan tersebut untuk menghasilkan suatu kebijakan strategis terhadap peningkatan peran LPTQ.
"Semoga melalui raker ini dapat merumuskan kebijakan strategis dalam rangka meningkatkan peran LPTQ sebagai lembaga yang konsen terhadap pembinaan insan qur'ani," ujar Kakanwil.
Tidak hanya itu, melalui kegiatan ini semoga menjadi wadah sebagai forum evaluasi dan konsolidasi untuk memantapkan LPTQ ke depan, guna peningkatan pemahaman masyarakat khususnya secara mental spiritual, tambah Kakanwil.
Selain itu, untuk menyatukan program LPTQ provinsi dan kab/kota se Aceh, "Hal ini dalam rangka pembinaan peserta untuk mencapai prestasi pada pelaksanaan MTQ maupun STQ baik nasional maupun internasional," ungkapnya.
Kakanwil melanjutkan bahwa fungsi lembaga LPTQ tidaklah ringan.
"Disamping sebagai sarana komunikasi, sosialisasi pengembangan tilawatil qur'an, LPTQ sekaligus sebagai lokomotif penggerak dakwah umat," sebut Kakanwil.
Sementara Kepala UPTD LPTQ Dinas Syariat Islam Aceh, Drs H Ridwan Djohan selaku ketua panitia rakerda melaporkan LPTQ Aceh perlu meningkatkan perannya, "peningkatan sarana dan prasarana serta tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pengamalan alqur'an, sehingga alqur'an dapat dimaknai dalam kehidupan sehari-hari," ucap Ridwan.
"Raker ini diikuti 55 orang, terdiri dari unsur LPTQ kab/kota, dan Kadis Syariat Islam se Aceh," sebut Ridwan.
Kegiatan tersebut berlangsung hingga 15 November 2018.[]















