Banda Aceh (Inmas)---Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 10 asal Kota Lhokseumawe, Aceh Selatan dan Simeulue dipimpin Juhaimi sebagai Ketua Kloter tersebut.
Dijadwalkan jemaah kloter ini akan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, ke Bandara King Abdul Azis Jeddah Mekkah, Jum'at (2/8) pagi pukul 06.40 Wib.
Di Embarkasi Asrama Haji Aceh Petugas Haji diingatkan fokus pada pelayanan dan menjaga kekompakan.
Hal tersebut disampaikan PPIH Embarkasi Aceh, Drs. H. Mukhzi Abdullah selaku Wakil Sekretaris saat menerima laporan kedatangan petugas Kloter 10 di Embarkasi Haji Aceh, Kamis (01/08).
"Kami berharap agar petugas kloter dapat bekerja sama dengan baik dan fokus pada pelayanan Jamaah, yang jangan sampai kita tinggalkan jamaah demi mengutamakan ibadah sendiri" Kata Mukhzi di hadapan para petugas.
"Yang terpenting selama di Arab Saudi tetap menjaga kekompakan dan saling membantu," ungkap Mukhzi.
Ia juga mengharapkan para petugas kloter dapat saling berbagi informasi dalam melaksanakan tugas dan dapat saling menolong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
"Insya Allah dengan kekompakan, semua persoalan dapat kita selesaikan dengan baik dan bijaksana, apalagi kondisi cuaca di kota Makkah saat ini sedang ekstrim," tambah Mukhzi.
Laporan kedatangan petugas merupakan salah satu syarat yang diberikan panitia PPIH untuk dapat diberikan bimbingan dan penyuluhan sebelum mulai bertugas. Hal tersebut searah dengan arahan Kakanwil Kemenag Aceh dalam meningkatkan pelayanan jamaah haji baik di embarkasi maupun saat berada di tanah suci.
JCH kloter 10 BTJ disertai 5 orang petugas kloter, Juhaimi SAg (TPHI), M Suryadi Anwar (TPIHI), Raudhatul Husna Muslim, Safrizal Rusli Ismail, Dwinta Maulina Syamsul.
Selama di tanah suci jemaah kloter 10 menetap di Maktab 13, Wilayah Syisyah 2 sektor 2.
Jemaah yang didominasi asal Lhokseumawe tersebut memasuki asrama haji embarkasi aceh pada Kamis pagi.[]














