Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam melaksanakan Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung tertib dan khidmat di Komplek MAN 2 Subulussalam, Kota Subulussalam.
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kota Subulussalam sebagai bentuk refleksi dan penguatan komitmen pengabdian kepada bangsa, negara, dan umat. Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Wali Kota Subulussalam yang diwakili oleh Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Subulussalam, Hotma Capah SPdI.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat. Momentum Hari Amal Bhakti ke-80 diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan semangat ASN Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Upacara HAB ke-80 Kementerian Agama ini turut dihadiri oleh para pejabat Kementerian Agama Kota Subulussalam, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh, AGPAII Kota Subulussalam, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Subulussalam, serta undangan lainnya.
Selain pelaksanaan upacara, kegiatan peringatan HAB ke-80 ini juga diisi dengan aksi kepedulian sosial. Kementerian Agama Kota Subulussalam melaksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para korban sebagai wujud nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kota Subulussalam juga direncanakan akan terlibat langsung sebagai relawan kemanusiaan dan akan diberangkatkan ke Kabupaten Aceh Tamiang dalam waktu dekat untuk membantu penanganan pascabencana.
Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dengan pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkeadilan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian Kementerian Agama tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial bagi sesama.













