Takengon (Inmas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Selasa (27/11) masih melaksanakan beberapa agenda kegiatan di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Begitu juga dengan tim Saya perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang juga mengagendakan 2 kegiatan SPAK di hari yang sama.
Tim SPAK Kemenag Aceh dipimpin oleh Agen SPAK yang juga menjabat sebagai Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Nurazizah Ny. M Daud Pakeh telah mengagendakan untuk mensosialisasikan atau memaparkan tentang nilai-nilai anti korupsi kepada siswa dan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8, Aceh Tengah.
Kegiatan di MIN 8 Aceh Tengah dilaksanakan setelah berkoordinasi lebih awal dengan pihak madrasah agar tidak mengganggu kegiatan belajar yang sedang berlangsung.
Kepala Madrasah, sebagian dewan guru dan sekitar 80 orang siswa yang mewakili dari siswa kelas 5 dan 6 di sekolah tersebut, tampak semangat dan antusias mengikuti setiap paparan yang disampaikan oleh Tim SPAK yang dikemas dengan metode partisipatoris, belajar sambil bermain mengunakan alat bantu game SPAK yaitu Semai.
9 nilai-nilai anti korupsi dipaparkan secara sederhana dengan sampel cerita dan kasus yang sering terjadi pada anak-anak di rumah atau di sekolah terkait dengan aktualisasi nilai-nilai kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, tanggung jawab, kesederhanaan, keberanian dan keadilan.
Dari diskusi atas game SPAK yang digelar, peserta tampak memiliki pemahaman yang baik dan dapat menganalisa setiap perilaku atau kasus yang disajikan sebagai contoh, menjawabnya dengan benar disertai alasan yang cukup baik.
Ketua DWP Kemenag Aceh, Nurazizah M Daud Pakeh. berharap, upaya penguatan nilai-nilai anti korupsi dapat diintegrasikan dalam pelajaran yang dipelajari di sekolah dan kebiasaan anak didik di sekolah karena 9 nilai anti korupsi ini bukan hanya amanah dari kami selaku agen SPAK, tapi ini adalah juga nilai-nilai islami yang harus kita tanamkan sejak dini. Untuk generasi muslim agar tidak korupsi.
"Kami mengajak kepada para orang tua, guru dan juga siswa/i madrasah untuk bersama-sama mencegah korupsi melalui perilaku diri, keluarga dan orang-orang sekitar kita, untuk bangsa dan generasi yang berakhlak baik". Kata Nurazizah.
Ikut serta menjadi fasilitator dalam kegiatan SPAK di madrasah ini, Agen SPAK Kemenag Aceh, Lia Nurhilaliah, Raudhoh Hamdan, dan Nurlaili Azhari. Turut hadir pula Ketua DWP Kankemenag Aceh Tengah, Ny. Amrun Saleh, dan beberapa pengurus DWP Kankemenag Aceh Tengah. []












