[Kota Sabang | Yakub/Irfan] Pengumuman UN MAN/SMA sederajat telah diumumkan, Jumat (15/5). Atau siswa melihatnya besoknya, lewat dari tanggal itu. Kali ini coret-moret baju lebih sepi dari tahun-tahun lalu, karena sosialisasi Bapak Kepala pada murid, agar bek ceue ceue bajee (jangan coret-coret baju) lumayan efektif. Memang selayaknya eforia sekadar saja, selebihnya syukur pada Allah, bagi yang lulus, lalu terus belajar.
Namun hasil UN MTs/SMP belum diumumkan, nilai sedang direkap, perangkingan sedang disusun. Juga nilau US MI/SD, baru saja diserahkan pengawas pada panitia untuk dipindai. Murid selanjutnya, berdoa dan belajar lagi. UN SMP/MTs diumumkan jelang puasa, Rabu (10 Juni).
Nah, saat UN awal bulan ini, Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Drs H Saifuddin AR, termasuk yang panjang jam terbangnya, hingga ke Tangse dan Sabang. Kabid PAI tentu juga mewakili Kakanwil yang sedang ada dinas lainnya.
Pak Din (panggilannya) dan tim Kanwil, bersama Kadisdik Aceh Drs H Hasanuddin Darjo MM memantau UN MTs/SMP di Kota Sabang (5/5). Tidak hanya pantau, juga mengevaluasi dan share.
Pemantau hari kedua UN di SMP Negeri 1 dan MTSN 1 Kota Sabang, menghasilkan sejumlah data, dan persoalan kependidikan. Di Pulo Weh, dengan dua kecamatan itu, jumlah peserta UN tingkat SMP/MTSN mencapai 534 siswa. [yakub-subbag inmas/irfan-honorer di bidang pai kanwil]















