[Karang Baru-Muhammad Sofyan] “Kalau dulu kita Diklatnya ke Medan kita sering mendapat undangan Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Medan, sekarang Balai Diklatnya pindah ke Aceh, jauh dari kita, Mudah-mudahan walaupun kita berada di ujung Provinsi Aceh tapi kita tidak dilupakan oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh” demikian antara lain harapan yang disampaikan oleh Anwar Fadli, S. Ag dalam sambutannya pada pembukaan Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) Diklat Teknis Subtantif Peningkatan Kompetensi Kurikulum 2013 Bagi Tenaga Pendidik Pada Wilayah Kerja Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh di Lingkungan Kementerian Agama Aceh Tamiang Angkatan III Tahun 2015.
Di akhir sambutannya Anwar adli berharap juga agar ilmu yang diperoleh dalam diklat tersebut hendaklah diinplementasikan di Madrasah masing-masing. Beliau juga menyampaikan bahwa selama ini banyak guru yang sudah mendapat diklat tapi tidak menginplementasikan ilmunya sehingga kondidisi setelah mengikuti diklat tetap sama seperti sebelum diklat.
Menurut Zahrul Buadi selaku Ketua Panitia Pelaksana DDTK tersebut diikuti 40 orang peserta dari madrasah dilingkungan kerja Kankemenag Tamiang sebagaimana disampaikannya dalam laporannya sebelum dibuka oeh Ketua BDK Provinsi Aceh. Masih menurut Zahrul bahwa tujuan diadakannya DDTK ini yang mengambil lokasi di Aula Al-Ikhwan Tamiang yang dibuka pada Kamis (30/7) ini antara lain adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan kode etik pegawai sesuai dengan kebutuhan Kementerian Agama.
Menciptakan apartur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat. Menciptakan kesamaan visi, dinamika, pola fikir dan pengembangan dalam melaksanakan tugas pemerintah secara umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih.
Menciptakan Jati Diri Pegawai Kementerian Agama yang berdasarkan pada komitmen Tanggung jawab pengabdian profesi dalam pelaksanaan tugas dalam jabatan masing-masing.Sementara itu Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh Drs. Zulhelmi A. Rahman, M. Ag.
Dalam arahannya sebelum membuka acara DDTK tersebut secara resmi menyampaikan bahwa diantara kelebihan Kurikulum 2013 adalah adanya pembentukan watak/karakter/sikap peserta didik.Beliau juga berharap agar setelah ikut diklat ini hendaklah berbagi ilmu yang diperolah dengan teman-teman di masing-masing madrasah. Semoga acara (DDTK) ini sukses sampai akhir kegiatan pada tanggal 5 Agustus mendatang.














