[Takengon | Darmawan] Sosok guru, adalah sosok yang menjadi panutan bagi peserta didik, lingkungan dan masyarakat. Sebagai sosok yang menjadi panutan, tidaklah mudah menyandang predikat seorang guru.
Selain seorang guru harus mempunyai empat (4) kompetensi dasar yang harus dimilikinya, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalisme, seorang guru juga harus memiliki etika profesionalisme guru.
Hal ini disampaikan oleh Drs. Nopia Dorsain (Korwas Kemenag Kabupaten Aceh Tengah merangkap wakil Korwas Propinsi Aceh) ketika melakukan kunjungan sekaligus pembinaan terhadap guru dan kepala Madrasah pada MAN Pegasing, Sabtu (31/10).
“Pembinaan yang dilakukan selama 3 jam, dimulai sejak pukul 12.00-15.00 wib, bertempat di ruang dewan guru MAN Pegasing, diikuti oleh seluruh dewan guru MAN Pegasing,” ujar Wakamad Kesiswaan Muslailati.
Lanjutnya, terlihat antusias yang sangat besar dari seluruh dewan guru ketika menerima materi yang disampaikan. Hal itu terlihat dari komunikasi yang saling bersambut dan serius antara dewan guru dengan Drs. Nopia Dorsain, yang didampingi oleh kepala MAN Pegasing Amiruddin S.Pd.
Terjadi sharing pendapat yang menyenangkan, Bu Mus mengatakan, “Ketika Bapak Drs. Nopia Dorsain memaparkan uraian tentang bagaimana sebenarnya. “Etika Profesi Keguruan“, “Beberapa Kesalahan yang Sering Dilakukan Guru”, ”Perilaku Guru yang Kurang Mendidik“ dan “Kesalahan yang sering Dilakukan Guru“.”
Suasana masih terlihat menyenangkan meskipun pertemuan tersebut baru berakhir pada pukul 15.00 wib. Pengalaman-pengalaman guru yang mereka dapatkan di lapangan, menjadi topik pembahasan masalah yang dikaitkan dengan uraian materi yang disampaikan oleh bapak Drs. Nopia Dorsain, sekaligus mencari titik penyelesaiannya.
“Intinya, jadikan guru itu sebagai profesi kebanggaan. Jadilah guru yang ikhlas, bersyukur atas karunia Allah SWT untuk profesi itu dan teruslah berusaha meningkatkan profesionalisme,” demikian kalimat yang disampaikan oleh bapak Drs. Nopia Dorsain di akhir pertemuan. [y]













