[Singkil | Mustafa/Yakub] Hujan yang melanda Kota Singkil beberapa hari ini telah menyebabkan luapan Sungai Singkil, sehingga kawasan Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkily dan sekitarnya dilanda banjir.
Akibat dari 'banjir rutin' itu, sebagian sarana dan prasarana di Singkil terganggu, salah satunya seperti kawasan madrasah Singkil, juga MAN Singkil.
Hujan lebat yang kembali mengguyur Kota Singkil semenjak tadi malam menambah ketinggian banjir sehingga kawasan madrasah Singkil semua terendam.
Akibatnya proses belajar mengajar di madrasah tersebut terganggu, mengingat ketinggian air sudah mencapai hampir satu meter itu. Musibah itu juga telah menggenangi sebagian ruangan kelas belajar. Sehingga pihak madrasah tetpaksa membuat jembatan darurat untuk akses menuju ke ruangan kelas dan kantor.
Pantauan kontributor web kemenag dari Singkil, hingga pagi Rabu (22/11) ini air tambah naik, mengingat hujar terus mengguyur Kota Singkil.
Sampai saat ini ruang kelas belajar yang tergenang terpaksa tidak bisa digunakan dan dialihkan ke ruangan yang belum tergenang, sehingga diupayakan proses belajar mengajar di madrasah tersebut tetap dilanjutkan.
Rahimansyah salah satu guru MAN Singkil yang juga Wakil Kepala Bidang Sarana Dan prasaraba MAN Singkil menuturkan bahwa memang akibat banjir ini proses belajar dan mengajar di MAN Singkil terganggu mengingat.
Lokasi kawasan ini agak rendah, sehingga apabila terjadi banjir maka kawasan madrasah Singkil salah satu yang terkena dampak banjir tersebut. Bahkan, selain banjir, kerbau pun bisa masuk, ke madrasah (sebagiannya) belum berpagar .

Rahimansyah menambahkan selain itu juga para siswa yang tinggal di pinggiran Sungai Singkil juga tidak bisa bersekolah di karenakan jarak yang jauh juga sarana menuju ke madrasah terputus, sehingga kemungkinan besar mereka tidak sekolah.
"Keadaan seperti ini sudah sering terjadi karena Aceh Singkil yang rawan banjir. Ini sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar si semua sekolah di ujung tenggara peta Aceh itu. Akibat dari itu juga berdampak terhadap kualitas pendidikan Aceh Singkil," lapor dan akhiri Rahiman. []














