[Banten | Jamaluddin] Tim Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh tiba Rabu pagi (4/11) di Kanwil Kemenag Provinsi Banten, disambut oleh Kakanwil Kemenag Banten yang diwakili oleh Kabid Penais Zawa Drs.H.Badri Hasun,MM dan Kasubbag Inmas Humaedi Hakim.
Kabid Penais Zawa Drs.H.Badri Hasun dalam sambutannya mengucapkan selamat datang ke Banten, terdiri dari 4 Kabupaten dan 4 Kota, Provinsi ini lahir 15 tahun lalu dengan mayoritas penduduk muslim sekitar 92 % dan penganut agama lainnya 8 %.
“Di Banten ini ada wisata ziarah di makam Syeh Maulana Hasanuddin Banten, setiap hari ramai dikunjungi, juga ada wisata pantai Anyer dan wisata belanja Serpong,” ujar Badri Hasun memperkenalkan Provinsi yang saat ini dipimpin oleh Rano Karno itu.
Dihadapan rombongan studi banding dari Kanwil Kemenag Aceh dan Tim Inmas Kanwil Kemenag Banten yang berkumpul di aula rapat pimpinan, Pak Badri yang mewakili Kakanwil Moch.Agus Salim itu berharap agar kegiatan ini menambah wawasan dan saling bertukar pikiran dan informasi terkait majalah, website dan jaringan.
“Kepada Subbag Inmas dan tim di Kanwil Kemenag Banten saya berharap agar semua informasi terus di ekpos ke media sehingga masyarakat tahu kegiatan kita,” ujar Kabid Penais Zawa itu.
Sementara itu Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh H.Akhyar,M.Ag menceritakan secara singkat gambaran kondisi Aceh pasca Tsunami yang makin ramai dikunjungi, banyak wisata religi yang menjadi daya tarik wisatawan.
“Kami juga mengundang Kakanwil Kemenag Banten dan jajaran untuk datang ke Aceh mengunjungi kami dan melihat kondisi Aceh,” ujar ustaz Akhyar yang juga menceritkan kondisi terkini Aceh Singkil pasca kunjungan Menteri Agama terkait kerusuhan soal agama.
“Bukan tembang sembarang tembang, tembang ini untuk tuan putri, kami datang sembarang datang, kami datang bersilaturahmi,” tutup Akhyar.














