Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin SE yang akrab disapa Yahwa, mengatakan pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulo Aceh melalui proses dan tahapan yang tidak mudah, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Proses pembangunan KUA ini tidak mudah. Semuanya membutuhkan proses dan tahapan, apalagi dalam kondisi efisiensi anggaran. Alhamdulillah, hari ini kantor ini sudah dapat kita hadirkan untuk masyarakat Pulo Aceh,” ujar Yahwa saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Pulo Aceh, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurutnya, keberadaan kantor KUA tersebut diharapkan semakin mendekatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat Pulo Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Yahwa juga memperkenalkan Kepala KUA Pulo Aceh yang baru kepada para tokoh masyarakat dan geuchik se-Kecamatan Pulo Aceh.
“Inilah Kepala KUA kita yang baru. Kami berharap beliau dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Mari kita dukung bersama agar KUA Pulo Aceh semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat,” katanya.
Yahwa mengatakan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas-tugas KUA. Menurutnya, keberhasilan pelayanan keagamaan tidak hanya bergantung pada aparatur, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan pemerintah gampong, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap Kepala KUA yang baru dapat segera membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat serta memahami kebutuhan pelayanan keagamaan di Pulo Aceh.
“Yang paling penting adalah bagaimana KUA ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kantornya sudah ada, sekarang kita bersama-sama membaguskan pelayanan dan menghidupkan perannya di tengah masyarakat,” ujar Yahwa.
Silaturahmi tersebut turut dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi, jajaran Kemenag Aceh Besar, tokoh masyarakat, serta para geuchik se-Kecamatan Pulo Aceh. []












