Takengon (Humas) --- Usai dilantik pada Rabu (22/9) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H Saidi B SAg MA bersama tim langsung mengantar tugas enam kepala madrasah di lingkungan kerja Kankemenag Kabupaten Aceh Tengah. Jumat (24/9/21).
Diantara yang diantar tugas oleh Kakankemenag Aceh Tengah adalah Kepala MTsN 2 Aceh Tengah Syamsudduha, MA menggantikan Zuhri, SPd I yang berpindah tugas sebagai Kepala MIN 17 Aceh Tengah. Sementara di lokasi berbeda yang diantar tugas Kepala MAN 3 Aceh Tengah Abumukmin, SPd I menggantikan pendahulunya Walid M Ag.
Antar tugas didampingi Kasi PD Pontren Ihsanuudin, SAg, Kagara Zawa, Syahria Putraga, M Pd turut serta unsur pengawas madrasah, unsur K2M, komite madrasah serta para dewan guru setempat.
Sementara di tim lain, meraka yang yang diantar tugas diantaranya kepala MIN 8 Aceh Tengah, Alhuda Bensu SPd I, kepala MIN 9 Aceh Tengah, Furqan MPd, Kepala MIN 11 Aceh Tengah Drs Armas MPd serta Plt. kepala MIS Ujung Temetas Suhardi SPd.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H Saidi B SAg MA dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan sebagai ASN harus siap dimanapun dan kapanpun ditugaskan oleh pimpinan. Karena menurutnya mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi dalam instansi pemerintahan.
“Ketika atasan memberikan amanah sebuah jabatan, sebagai ASN kita harus siap menerimanya dimanapun tempatnya, itu hal yang biasa terjadi, namanya juga mengabdi,” terang Saidi saat antar tugas di MTsN 2 Aceh Tengah.
Saidi menyampaikan, besar kecilnya lembaga Kementerian Agama ditentukan oleh masing-masing ASN Kementerian Agama. Jika di ditarik dalam jabatan saat ini maka maju mundurnya sebuah madrasah ditentukan oleh warga madrasah itu sendiri.
Di dalam membangun sebuah organisasi tentu dibutuhkan inovasi dan kerjasama. Namun Saidi mengharapkan kerjasama itu harus diimplementasikan dalam bentuk tindakan, bukan hanya sekedar retorika belaka.
“Untuk memajukan madrasah, kita harus mampu merubah paradikma lama, semua kita dituntut untuk berinovasi dan bekerjasama sehingga mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” tegas Saidi.
Dijelaskan, untuk menuju madrasah hebat bermartabat, setiap warga madrasah yang berciri khas agama itu harus mampu mempertahankan tanggung jawab manajerial dan tanggung jawab moral, mengenali tugas dan fungsi masing-masing untuk berbuat lebih baik serta kekrjasama dan musyawarah.
Terakhir, Saidi mengucapkan terimkasih kepada mereka yang telah menjabat sebelumnya sebagai kepada madrasah dengan penuh dedikasi, serta mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat baru di tempat tugas barunya.[Alfansyie]










