Idi (Irfan) - Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke 77 Tahun 2022 oleh Pemerintah Daerah dilaksanakan serentak pada Jum'at 25 November 2022 lalu, membuat sejumlah madrasah berinisiatif melaksanakan kembali pada Senin 27 November 2022 secara internal.
MAN 1 Aceh Timur salah satu madrasah yang melaksanakannya di hari tersebut.
Kepala Madrasah Sanusi A. Saman yang bertindak sebagai Pembina Upacara mengatakan Upacara Hari Guru (HGN) ini sebagai momentum muhasabah diri bagi guru di madrasah, perlunya ikrar pengakuan dari kita semua, bahwa saat ini kita mampu berdiri di atas kaki kita sendiri sekaligus hadir sebagai sosok yang berprofesi mulia ini, tidak lain adalah berkat jasa guru kita sebelumnya. Karenanya perlu untuk kita berterimakasih dan syukuri.
Di halaman madrasah setempat, usai Upacara HUT Guru ke 77 para Wakil Kepala Madrasah, Wali Kelas dan sejumlah Dewan Guru lainya menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Madrasah dengan berbagai kategori di antaranya, Guru Idola, Guru Tauladan, Guru Menyenangkan, Guru Humoris, Guru Familiar, Guru Intrepreneur, guru Modist, Guru Religius, Guru Disiplin, Guru Tegas, Guru Friendly, guru Motivator dan berbagai penghargaan lainnya juga diserahkan untuk para aktor administrasi madrasah seperti, Smart Operator adalah penghargaan yang diberikan kepada Operator Madrasah serta Bendahara Madrasah.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk Reward dari kepala Madrasah untuk guru dan karyawan yang dianggap pantas memperolehnya sambung Sanusi.
Kami merasa sangat terharu dan bersyukur atas apresiasi ini, karena hampir masuk masa pensiun saya mengabdi di Madrasah, kali ini saya baru menerima plakat reward ini, ini sungguh membahagiakan ungkap pak Drs. Jakfar guru MAN 1 Aceh Timur yang menerima penghargaan sebagai guru Intrepreneur ini.

Sementara itu Kakan kemenag Aceh Timur H. Salamina, S.Ag, MA saat di hubungi via telpon oleh Admin Website Kemenag Aceh Timur mengatakan, pola yang dilaksanakan pada HUT GURU di MAN 1 Aceh Timur ini memberikan satu ruang bagi guru untuk terus berkompetisi menjadi yang terbaik dalam berinovasi menjalankan profesi sebagai guru madrasah.
"Maka sangat wajar dan pantas para guru menerima reward sehingga guru tidak selalu harus was-was dengan punishman, lagi pula penghargaan tersebut nantinya kita berharap akan memantik semangat baru bagi guru dalam bekerja sebagai pelita bangsa," harap H.Salamina.[y]














