Bireuen (Najib Zakaria)--Petugas Puskesmas Juli Dua Kabupaten Bireuen mengingatkan murid MIN 50 Bireuen agar tidak lupa sarapan pagi agar fokus dan semangat saat belajar.
Ketika zat gizi tidak cukup, maka otak akan sulit bekerja dan konsentrasi akan menurun.
Hal ini disampaikan nutrisionis Puskesmas Juli Dua Nurbaiti SST kepada murid dan guru pada acara sarapan bersama murid MIN 50 Bireuen di halaman sekolah, Sabtu pagi (12/11/2022).
Acara tersebut mengusung tema, anak cerdas tidak lupa sarapan pagi.
"Adik-adik harus sarapan pagi agar fokus belajar. Saat jajan belilah jajanan sehat, agar terhindar dari penyakit, contohnya penyakit lambung", kata Nurbaiti didampingi dua rekannya, penyuluh kesehatan masyarakat muda Wardani SKM dan Jannatul Wardani SKM.
Ia mengatakan anak cerdas tidak lupa sarapan pagi. Sarapan pagi boleh di rumah atau di sekolah. Sarapan pagi bisa dalam bentuk nasi, bubur, bisa juga dalam bentuk buah atau roti.
Hal senada juga disampaikan Wardani SKM. Ia mengatakan murid yang kurang asupan energi mejadi cepat lelah, akibatnya konsentrasi anak didik menurun.
"Karena itu sarapan menjadi hal yang penting," katanya.

Kepala MIN 50 Bireuen Darmawati MAg dalam arahan sebelum sarapan bersama mengatakan, program sarapan bersama di madrasah yang ia pimpin merupakan agenda rutin, meskipun sebelumnya sudah pernah dilaksanakan sesuai jadwal kelas masing-masing.
"Hari ini sarapan bersama, seluruh murid menikmati makanan yang dibawa dari rumah masing-masing," ujar Darmawati.
Ia menambahkan, pembiasaan sarapan dinilai penting untuk membiasakan diri hidup teratur, bersih dan sehat.
"Sarapan bersama murid dan guru juga untuk menumbuhkan kebersamaan bagi siswa dan guru," katanya.
Sarapan bersama diawali dengan baca doa makan bersama yang dipandu Arif Muhammad Ikbal, pelatih Pramuka dan pelatih marawis.[yyy]













