[Aceh Besar | Nofi] Siapa yang tidak kenal kebesaran nama Al-Azhar. Lembaga pendidikan Islam yang telah ada sejak 11 abad silam ini berada di negeri para nabi, Mesir. Siapapun yang menimba ilmu di Al-Azhar, maka ia tidak hanya belajar khazanah keilmuan Islam, akan tetapi ia juga berkesempatan mempelajari dan menyaksikan langsung peradaban dunia.
Sebutan sebagai qiblat-nya keilmuan dunia Islam, bukanlah tanpa alasan. Al-Azhar merupakan pencetak ulama-ulama terbaik sepanjang masa dengan ratusan ribu alumni-alumninya yang tersebar dan berkiprah di seluruh dunia.
Setiap tahunnya ribuan mahasiswa muslim dari penjuru dunia datang ke Mesir. Tidak terkecuali Alumni dari Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) yang bersaing dengan lebih dari 3 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Pada tahun 2016 ini, dua alumni RIAB berhasil menduduki peringkat 1 dan 2 seleksi tingkat nasional sebagai penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Mesir atas nama Shidqia Al-Muntadhar dan Hayatul Rahmi. Beasiswa berupa biaya pendidikan, asrama dan biaya hidup.
Selain itu empat alumni RIAB juga dinyatakan lulus seleksi masuk Universitas Al-Azhar dengan kategori non beasiswa atas nama: T. Rizky Maulana Utama, T. Ilham Fathin Munanda, Fida Afifah, Jamalul Mukminin. Non beasiswa yang dimaksud adalah seluruh biaya hidup (makan dan asrama menjadi tanggung jawab peserta, sementara pihak Universitas Al-Azhar Mesir membebaskan biaya kuliah.
Merupakan prestasi yang luar biasa bagi RIAB, karena dari 20 peserta lulus seleksi beasiswa yang diadakan oleh Kementerian Agama yang bekerjasama dengan Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia (IAAI), 2 diantaranya yaitu peringkat 1 dan 2 berasal dari Aceh dan keduanya merupakan alumni RIAB.
Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan oleh Suryadi, S.Ag selaku Kepala Madrasah Ruhul Islam Anak Bangsa. “Semua keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Besar peranan dari orang tua, guru-guru, para alumni terutama yang bergabung dalam Ikatan Alumni Timur Tengah Aceh (IKAT) yang telah memberikan banyak bimbingan dan arahan untuk dapat masuk pada universitas Islam yang sangat populer, Al-Azhar Mesir.’
Profil Alumni RIAB penerima beasiswa Al-Azhar Mesir
Peringkat 1
Nama : Shidqia Al-Muntadhar
TTL : Bambi, 23 Juni 1998
Alamat : Jl. Lingkar Kampus UIN AR-Raniry Dusun Cot Jambee Desa Tanjung Selamat, Darussalam Aceh Besar
Nama Ayah : Syahminan, M.Ag
Pekerjaan : PNS
Nama Ibu : Hafnizar, S.Ag
Pekerjaan : PNS
Anak ke : satu dari empat bersaudara
“ Orang tua sangat mendukung dan juga memberikan motivasi dalam hal ini. Beliau juga mengarahkan saya untuk mengikuti program-program persiapan tes yang diselenggarakan oleh Kemenag.
Peringkat 2
Nama : Hayatul Rahmi
TTL : Matang Glumpang Dua, 5 November 1997
Alamat : Jl. T. Nyak Arif Lamreung, Kec. Krueng Barona Jaya Aceh Besar
Nama Ayah : Bustami
Pekerjaan : Wiraswasta
Nama Ibu : Rosmanizar
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
“Alasan saya ke Mesir karena Mesir adalah salah satu negara yang menyimpan banyak peradaban dan ilmu pengetahuan Islam, sekaligus tempat lahirnya tokoh dan pejuang Islam yang telah banyak berkontribusi untuk Islam dan dunia,” pungkasnya. [yyy]