Aceh Utara (Masnoer)--Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara bersama dengan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS Bipih) menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan di Ghathaf Coffee Premium, Teupin, Punti Syamtalira Aron, Selasa (22/11).
Rakor tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pelayanan pendaftaran kepada Calon Jemaah Haji (CJH)
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Aceh Utara H.Yusri, S.Ag, MAP mengakui, saat ini masih ada miskomunikasi dengan para pemangku kepentingan terkait perhajian, sehingga kata dia perlu duduk bersama.
"Kegiatan ini dilatarbelakangi dengan seringnya terjadi miskomunikasi antara stakeholder penyelenggara haji, sehingga pertemuan ini menjadi sangat penting dalam rangka menyamakan persepsi serta tindakan dalam menangani seluruh kegiatan perhajian, terutama layanan pendaftaran dan pembatalan," katanya.
Melalui rapat koordinasi ini, Yusri mengajak kepada BPS Bipih untuk bersinergi dalam melayani pendaftaran haji, sehingga jemaah merasa senang dan puas terhadap layanan prima yang diberikan.
"Alhamdulillah lewat rapat koordinasi ini telah ditelaah satu-persatu permasalahan yang sering menjadi kendala selama ini, sekaligus solusi juga telah disepakati bersama,” sebut Yusri yang pernah menjadi Petugas Haji Non Kloter dan Petugas Haji Kloter (PPIH) Embarkasi Haji Aceh (BTJ).

Sebelumnya Kepala Kankemenag Aceh Utara Drs. H.Maiyusri, M.Ag melalui Kasubbag Tata Usaha Sabaruddin, S.Ag, M.Sos dalam arahannya, mengajak semua elemen termasuk perbankan untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap CJH.
“Kalau jemaah haji mendapat haji mabrur maka pelayanan jemaah haji juga akan mendapatkan surga," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi PD Pontren dan Kasi PAIS dan Pihak Bank, BSI, Bank Aceh, serta Bank Muamalat.[yyy]













