Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi didampingi Kabag Tata Usaha Kanwil, Ahmad Yani SPdI, Kabid Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc MM, Katim, PPK dan jajaran hadiri proses peusijuek (tepung tawar) dan pemasangan boplang pembangunan gedung baru MAN 1 Banda Aceh, Rabu pagi, 5 November 2025.
Acara peletakan batu pertama di lahan dekat Pasar Al Mahirah Gampong Lamdingin Kuta Alam Banda Aceh ini diikuti Kakankemenag Kota Banda Aceh H Salman SAg MPd dan jajaran, serta tokoh setempat.
Juga hadir pula Kepala MAN 1 Banda Aceh, Dr Hj Nursiah SAg MPd beserta jajaran guru dan tenaga kependidikan MAN 1.
Kakanwi paparkan dinamika proses pengadaan tanah hingga peletakan batu pertama gedung awal bulan ini.
Azhari sampaika syukran pada jajaran yang bermitra dan dukung program pendidikan ini, dan berharap pelaksanaan bisa rampung sesuai jadwal.
Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan enam ruang baru di lokasi baru dengan anggaran dari Kemenag RI, dan tanah merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Aceh kepada Kementerian Agama.
Di sisi lain, Salman menyampaikan terkait pelaksanaan peletakan batu pertama dan harapan terhadap pembangunan gedung baru MAN 1 Kota Banda Aceh tersebut.
“Alhamdulillah hari ini, Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Banda Aceh melaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan 6 (enam) ruang baru di lokasi yang dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi. Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dengan dukungan dari seluruh masyarakat, baik dalam pelancaran pembangunan maupun pendanaan selanjutnya, termasuk hibah untuk penimbunan berikutnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kakankemenag juga mengajak seluruh stakeholders yang ada di lingkungan MAN 1 dan masyarakat Kota Banda Aceh untuk terus memberikan kontribusi yang membangun, agar proses pembangunan madrasah ke depan semakin baik dan berjalan sesuai harapan.
“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Aceh yang telah menghibahkan tanah tempat pembangunan MAN 1 Kota Banda Aceh. Dan juga kepada Kanwil Kemenag Aceh, yang terus mengawal anggaran pembangunan ini. Terima kasih juga kepada Kepala MAN 1 Kota Banda Aceh yang gigih memperjuangkan lahan, penimbunan, serta anggaran pembangunan,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Salman menyampaikan doa dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi terwujudnya pembangunan madrasah ini.
“Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan perjuangan semua pihak. Semoga semangat Kepala Madrasah dan seluruh jajaran tidak pernah surut dalam membangun MAN 1 Kota Banda Aceh yang lebih megah dan bermartabat di masa yang akan datang. Selamat bekerja, selamat berjuang, semoga cita-cita kita bersama segera tercapai,” tutupnya.
Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak awal pembangunan sarana pendidikan yang representatif bagi MAN 1 Kota Banda Aceh, sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan kenyamanan belajar bagi peserta didik di lingkungan madrasah.[]












