Meriahkan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara menggelar lomba pidato tiga Bahasa, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berkomunikasi di depan publik.
Pembukaan kegiatan lomba dilaksanakan oleh Bupati Aceh Tenggara di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional yang bertujuan mendorong lahirnya generasi santri yang berprestasi, percaya diri, dan memiliki daya saing.
Bupati Aceh Tenggara, H M Salim Fakhry SE MM, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, Nasruddin SAg MPdI, menyampaikan bahwa lomba pidato tiga bahasa merupakan salah satu upaya untuk mendorong santri agar terus mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan dan kemampuan berkomunikasi.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan berbahasa, kemampuan menyampaikan gagasan, serta kesiapan menghadapi tantangan di era globalisasi.
“Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, kita berharap para santri terus meningkatkan kualitas diri, berani tampil, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Santri harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Melalui lomba pidato tiga bahasa, para santri diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan berbahasa, menyampaikan gagasan, serta mengasah keterampilan berbicara. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat sekaligus meningkatkan motivasi santri dalam mengembangkan potensi diri.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang pada Kamis, 22 Oktober 2026 di Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan, usaha, dan prestasi para peserta yang telah mengikuti perlombaan.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dalam perjuangan bangsa sekaligus memperkuat peran mereka dalam menghadapi tantangan masa depan. Santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai keterampilan komunikasi, berwawasan luas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Aceh Tenggara berharap para santri semakin termotivasi untuk belajar, berkarya, dan berprestasi. Semangat Hari Santri diharapkan terus tumbuh dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.[]













