Idi (Haris) - Pasca dilaksanakannya Bimtek penggunaan aplikasi e-AIW oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, sebagai tindak lanjut Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur melalui Penyelenggara Zakat Wakaf melaksanakan sosialisasi bagi operator KUA dan melakukan pendampingan kepada para operator melalui program “asistensi e-AIW’ pada seluruh KUA di Aceh Timur.
Pelaksanaan asistensi e-AIW terbagi pada 4 tahap, dimana tahap keempat dilaksanakan dari tanggal 01 s.d 07 September 2023 pada 12 KUA yaitu KUA Kec. Madat, KUA Kec. Pante Bidari, KUA Kec. Simpang Ulim, KUA Kec. Indra Makmur, KUA Kec. Julok, KUA Kec. Darul Falah, KUA Kec. Nurussalam, KUA Kec. Serbajadi, KUA Kec. Peunaron, KUA Kec. Ranto Peureulak, KUA Kec. Peureulak Timur dan KUA Kec. Simpang Jernih.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur H Salamina SAg MA melalui Penyelenggara Zawa H Mulkan Sidamanik menyampaikan Kementerian Agama terus mengembangkan transformasi digital termasuk pengurusan Akta Ikrar Wakaf saat ini telah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-AIW atau populer dengan Aplikasi Sistem Informasi Wakaf (Siwak).
"Karena e-AIW merupakan sistem aplikasi yang digunakan untuk pembuatan Akta Ikrar Wakaf dan masih belum lama, maka diperlukan pendampingan dari kita ke Kepala KUA dan operator agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” terang H Mulkan.
Adapun kegiatan asistensi telah dilakukan di seluruh KUA kecamatan dalam wilayah kabupaten Aceh Timur, yang diikuti operator dan turut disaksikan oleh kepala KUA setempat serta berjalan dengan lancar dan sukses. Sehingga diharapkan kedepan penggunaan aplikasi memudahkan dalam pembuatan akta ikrar wakaf.
“Alhamdulillah hari ini kamis 7 September 2023 kita mengakhiri asistensi e-AIW untuk tahun 2023 di KUA Kec. Simpang Jernih, walaupun tadi kedatangan kami sedikit terlambat karena ada perbaikan jembatan sehingga harus dijemput dengan sepeda motor oleh pihak KUA namun kegiatan dapat berjalan dengan baik,”ungkap H Mulkan.