Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen meraih empat penghargaan dari Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Senin, 12 Oktober 2026.
Empat penghargaan tersebut diberikan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd serta tiga guru madrasah yang menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Adapun penerima penghargaan tersebut yakni:
- Dr H Zulkifli SAg MPd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, menerima Penghargaan Mitra Pembangunan Keagamaan dan Karakter Daerah atas dedikasinya dalam
mendukung visi dan misi Bupati, khususnya di bidang pendidikan agama dan keagamaan. - Mauliza Juliantika SPd, guru MIN 22 Bireuen, atas prestasinya meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional cabang Tafsir Al-Qur'an Bahasa Indonesia.
- Wardah SPdI MA, guru MIN 8 Bireuen, atas prestasinya sebagai penulis terbaik tingkat nasional dalam lomba cerita anak dan literasi.
- Muhammad Najib Akhtiar Lc MA, guru MTsS Azzanjabil, atas prestasinya menjuarai Olimpiade Bahasa tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengapresiasi capaian para penerima penghargaan. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa para pendidik di Kabupaten Bireuen mampu bersaing dan memberikan kontribusi di tingkat nasional.
“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bireuen. Para guru ini bukan hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi anak-anak kita untuk berprestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi guru dan pelajar lainnya,” ujar Mukhlis.
Secara khusus, Bupati juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan Kementerian Agama yang dinilai berkontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan agama dan membangun karakter masyarakat. Gagasan dan langkah yang dihadirkan Kakankemenag Bireuen dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Menanggapi penghargaan tersebut, Zulkifli menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan Bupati Bireuen. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar Kemenag Bireuen.
“Prestasi guru-guru kami adalah bukti bahwa madrasah di Bireuen mampu melahirkan karya dan kualitas yang diakui secara nasional. Penghargaan ini kami maknai sebagai amanah dan semangat untuk terus berkhidmat,” ungkapnya. []












