Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H Salman SPd MAg mendampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, H Khairul Azhar SAg MSi, dalam pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan MTsN 1 Kota Banda Aceh, Jum’at, 29 Agustus 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda besar Kementerian Agama untuk menumbuhkan semangat kompetisi sehat di kalangan siswa madrasah, sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik dalam bingkai nilai-nilai Islami.
Dalam sambutannya, Salman menegaskan bahwa OMI tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, melainkan juga wadah pembentukan karakter generasi madrasah.
“Pelaksanaan OMI ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi, kreasi, pola berpikir kritis dan analitis, memperteguh akhlak mulia, berwawasan kebangsaan, melahirkan generasi yang cerdas, disiplin, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas, kejujuran, dan integritas selama kompetisi berlangsung. Dengan demikian, prestasi yang diraih benar-benar mencerminkan kualitas diri dan menjadi kebanggaan madrasah.
OMI tahun ini mengangkat tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global.” Tema tersebut dipilih sebagai refleksi terhadap tantangan era digital yang semakin kompleks. Harapannya, peserta didik madrasah dapat mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan dunia.
“Tema ini bermakna agar seluruh potensi diri yang dimiliki para siswa dapat dijadikan inovasi dan menghasilkan prestasi. Melalui ruang kompetisi yang menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan kerja keras, kita berharap madrasah semakin mendunia,” tambahnya.
OMI 2025 dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kota/Kabupaten pada 22 Agustus – 9 September 2025, dilanjutkan tingkat Provinsi pada 26 September – 10 Oktober 2025, dan puncaknya tingkat Nasional pada 2 – 6 November 2025.
Melalui tahapan ini, peserta terbaik dari setiap daerah akan dipilih untuk mewakili provinsinya hingga ke tingkat nasional. Ajang ini diharapkan dapat melahirkan bibit unggul yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang islami dan berintegritas.
Pembukaan OMI berlangsung meriah dengan semangat para peserta yang didampingi guru pembina masing-masing. Kabid Penmad Kanwil Aceh secara resmi membuka kegiatan tingkat Kota Banda Aceh dan menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme madrasah di Banda Aceh.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Banda Aceh Kusnadi SAg MSi, jajaran Kepala Seksi Kemenag Kota Banda Aceh, Kepala MI, MTs, dan MA, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Banda Aceh, Pengawas Madrasah, para pendamping, serta seluruh peserta OMI se-Kota Banda Aceh.[]