Gani, Aceh Besar. Kelompok Kerja Madrasah (K2M) MA menggelar kegiatan diskusi bersama Pengurus OSIM MA (Negeri dan Swasta) se Aceh Besar dengan menghadirkan Dr. Sofyan A.Gani, M.A, dosen FKIP USK dan juga ketua MDC (Madrasah Development Centre) Kanwil Kementrian Agama Aceh.
Kegiatan ini dilaksanakan hari Rabu tanggal 16 November di Aula Dekranas Ace Besar yang berlokasi di Gani, Lambaro.
Dr. Sofyan dalam paparannya mengatakan: “kalau mau melihat pemimpin masa depan di Indonesia, termasuk di Aceh, lihatlah pemuda sekarang”. Untuk itu, kata pembicara, hidup dimasa sekolah ini jangan disia-siakan tanpa tujuan melainkan perlu ditata untuk meraih cita-cita.
Dalam diskusi yang dipandu oleh Arjuna SPd, M.Pd (Kepala MAN 1 Aceh Besar) salah seorang peserta bertanya:” kami pengurus OSIM kadang kadang banyak habis waktu diluar kelas dan bagaimana menyelaraskan dengan belajar dikelas”. Dr. Sofyan menjawab bahwa belajar bukan hanya dikelas, tetapi memimpin teman-teman, terlibat dalam berbagai kegiatan Madrasah dan pandai berencana termasuk membagi waktu juga belajar dan itu semua adalah modal untuk keberhasilan masa depan, dan saudara adalah orang-orang terpilih, lanjut Sofyan.
Dalam menjawab pertanyaan lainnya, Ketua MDC, mengingatkan generasi melenial tidak dapat dipisahkan dengan teknologi dan sosial media. Numun tidak larut sehingga menghabiskan waktu berjam jam tanpa makna atau sia-sia. Waktu yang Allah berikan selama 24 jam sehari semalam perlu diatur sebaik mungkin sehingga produktif, kata Dr. Sofyan.
Hadir dalam presentasi dan disksui tersebut juga ketua K2M Aceh Besar, bapak Kusnadi, S.Ag, M.A (Kepala Madrasah Ruhul Islam Anak Bangsa) dan Ibu Nurhanifah, S.Ag, M.Ag (kepala MAN 4 Aceh Besar) dan beberapa kepala Madrasah lainnya dan guru Madrasah. []













