Guru dan tenaga kependidikan MTsN Sabang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Aula MAN Sabang, Jumat, 23 Oktober 2026.
Bimtek mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Guru untuk Mewujudkan Cinta dalam Pembelajaran Menuju Madrasah Ramah dan Berkarakter.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi guru dan tenaga kependidikan untuk memperkuat pemahaman tentang penerapan KBC dalam proses pembelajaran di madrasah.
Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, Eriadi ST, yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kompetensi guru, nilai cinta dan pembelajaran merupakan tiga unsur yang saling berkaitan. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang tepat dapat menumbuhkan minat dan kecintaan peserta didik terhadap mata pelajaran.
“Kompetensi, cinta, dan pembelajaran memiliki keterkaitan yang erat. Anak-anak yang awalnya tidak menyukai suatu mata pelajaran bisa tumbuh menjadi cinta terhadap pelajaran tersebut karena pendekatan dan cara guru mengajarkannya,” ujar Eriadi.
Kepala MTsN Sabang, Muhammad Nasir SPd, mengatakan pihak madrasah meliburkan siswa selama satu hari agar seluruh guru dapat mengikuti Bimtek secara optimal. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu memahami materi yang disampaikan dan mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta, kasih sayang, dan penguatan karakter peserta didik," kata Nasir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pemateri Drs Nopia Dorsain, Pengawas Madrasah Drs Ridwan, serta Kepala Urusan Tata Usaha MTsN Sabang, Irwansyah SIP.
Melalui Bimtek ini, guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk mewujudkan madrasah yang ramah, humanis, dan berkarakter serta membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. []












