Banda Aceh (Humas)--Pelajar MIN 7 Banda Aceh Lolos Proposal Lomba MRC Tahun 2022 yang digelar oleh Kementrian Agama RI.
Pengumuman proposal tersebut disampaikan melalui lembar Hasil Seleksi dari KEMENAG RI dengan Nomor B-3139/Dt.I.I/HM.00/10/2022 tentang “Hasil Seleksi Peserta Kompetisi Robotik Madrasah 2022”.
Dengan kategori Lomba Robot Inovasi Madrasah Ibtidaiyah, diumumkan ada di urutan ke 19 dari ke 30 Madrasah Ibtidaiyah seluruh Indonesia.
Lomba tersebut akan diselenggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 22-23 November.
Pelajar MIN 7 Banda Aceh yang mengikuti Lomba Madrasah Robotics Competition (MRC) 2022 yaitu Vinesya Malika dan Marshalivia Kinarian.
Judul Robot Inovasi yang disajikan “Prototipe Rancang Bangun Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik untuk Penyaringan Air Bersih pada Tanaman Bersifat Otomasi”.
Di mana robot tersebut memiliki kinerja utama apabila kelembaban tanah berkurang maka otomatis akan menyirami tanaman, air dari hasil penyiraman tersebut akan disaring menggunakan limbah sampah plastik, dan air tersebut akan kembali pada penampungan yang akan digunakan untuk menyirami tanaman tersebut.
Dengan demikian pada proses tersebut terjadi siklus recycle pemanfaatan air yang secara berulang-ulang dan dapat menghemat air serta dapat melindungi lingkungan karena sudah memanfaatkan limbah sampah plastik.
Vinesya Malika dan Marshalivia Kinarian memiliki antusias yang sangat tinggi dalam mengikui lomba robot inovasi, di madrasah dalam kawanan Jalan Cut Nyak Dhien Lamteumen Barat, Jaya Baru, Banda Aceh.
Siswa MIN 7 Banda Aceh tersebut dibimbing langsung oleh pendamping robotik Rizka Anggia Dinda, S.Pd.
Sementara itu Kepala MIN 7 Kota Banda Aceh, Bukhari S.Pd M.Pd mengapresiasi proposal yang di upload oleh siswa siswa MIN 7 yang di terima di Tingkat Nasional.
Proposal siswa kita yang lolos satu satunya di Aceh. Program robotik merupakan Program Unggulan Madrasah MIN 7 Kota Banda Aceh yang telah dibina sejak tahun 2021.
Program robotik ini telah dilaunching dan dibina oleh Kemeterian Agama Kota Banda Aceh. Kepala Kementerian Agama Koa Banda Aceh H.Abrar Zym S.Ag,MH mengatakan Program Robotik merupakan program Madrasah unggulan dari Kemenag Kota Banda Aceh yang telah mendapatkan persetujuan dan dukungan dengan baik.
"Kami sangat mengapresiasi terhadap siswa siswa MIN 7 yang sudah mampu melahirkan robot inovasi yang berhasil masuk ketingkat Nasional," ujar H Abrar Zym.
Dari sekian banyak peserta tingkat MI seluruh Indonesia yang mendaftar dari 28 provinsi dan 95 tim Robotik, sambungnya, hanya kita dari Aceh satu-satunya proposal yang lolos ke tingkat Nasional yaitu siswa kita MIN 7.
"Kami mengucapkan selamat kepada anak-anak kita yang hebat. Semoga bisa berhasil di Tingkat Nasioanal," pungkas H Abrar Zym, yang sebelumnya sebagai Kakankemenag Aceh Besar.[yyy]













