Sinna Resyadia Juara 1 Nasional Tidak Terlepas dari Didikan Orang Tua dan Guru

Kankemenag Pidie 06-09-2019 16:59

(aceh.kemenag.go.id/Kankemenag Pidie)

Sigli (Said Mustafa)---Dunia  pendidikan di Aceh harus mampu  meraih kesuksesan di tingkat Nasional. Memang untuk meraih kesuksesan tidak mudah, karena harus mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran. Itu semua tidak terlepas dari motivasi dan semangat yang di kembangkan dan di berikan oleh Guru di sekolah sebagai pendongkrak agar peserta didik dapat meraih segala kesuksesan sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki siswa-siswi di sekolah.


Maka orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat mempengaruhi anak-anak menjadi sukses seperti yang di alami Sinna Resyadia siswi kelas VI MIS Tuanku Hasyem Banta Muda Padang Tiji Kabupaten Pidie anak dari M. Fadil dan Lidiawati Gampong Pante Cermin Padang Tiji Kabupaten Pidie. Ia telah mengikuti lomba bercerita Tingkat Nasional sejak tanggal 2 s/d 5 September 2019 yang lalu dan berhasil meraih juara 1 Nasional serta mendapatkan piagam penghargaan dan uang RP.15 Juta Rupiah di ajang perlombaan bercerita SD/MI  yang di adakan oleh Perpustakaan dan Arsip Nasional  di Jakarta  dengan mengangkat tema “Legenda Paya Rhob dan Paya Ceuriek".


Acara Perlombaan cerita tersebut bermula di selenggarakan oleh Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie, hingga Provinsi nama Sinna Resyadia siswi kelas VI MIS Tuanku Hasyem Banta Muda Padang Tiji berhasil meraih juara sehingga mewakili Aceh Tingkat Nasional dan akhirnya menjadi juara 1 mengalahkan finalis dari jawa timur juara II dan Yogyakarta Juara II.

Kepala seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Pidie Dra Daud Pakeh, M.Pd Mengucapkan “Selamat kepada Sinna Resyadi yang mengharumkan nama Kabupaten Pidie khususnya dan Aceh Pada Umumnya. Terima kasih kepada Kepala Perpustakaan Kabupaten Pidie dan Provinsi yang telah mengikut sertakan murid kita dengan bersusah paya sehingga menyandang juara I Nasional, semoga ini menjadi motivasi terhadap sekolah atau madrasah yang ada di seluruh Provinsi Aceh.

Terima kasih  bu Ernawati Pegawai perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie , mahdalena Guru pendamping dan rahmaniar sebagai pelatih". Imbuhnya.

Orang tua mana yang tak bangga bila sang buah hati meraih dan mengemgam kesuksesan. mereka selaku orang tua dan guru merasa senang dengan hasil didikan di rumah dan di sekolah yang membuahkan hasil.

Tantangan Mendidik Anak: memang Zaman sekarang banyak tantangan yang di hadapi orang tua dalam mendidik anak, jika salah cara mendidik salah pula hasil yang terbentuk dalam sikap prilaku anak.


Pengaruh zaman tekhnologi saat ini kian cepat,  kita beri contoh kecil sehari-hari terkadang sering kita lihat di depan mata bahwa anak – anak sekarang banyak yang kecanduan bermain Game melalui Hanphone ( HP ) orang tuanya sendiri, oleh karena itu jangan sampai anak-anak kita mengalami sindrom nomofobia yaitu merasa cemas apabila terpisah dengan gadget miliknya. Bahkan ia bisa merasa tidak nyaman saat kehabisan baterai, kuota, pulsa, atau berada di luar jaringan. Contoh tersebut sangat berbahaya apa bila di antara kita tidak cepat mengambil sikap untuk menghindari hal tersebut. Maka salah satu penangananya adalah mengisi waktu untuk kegiatan Rutin belajar di rumah, di tempat les bahkan di balai pengajian, serta melepaskan hoby mereka di saat bermain. maka orang tua  wajib melakukan interaksi dengan anak untuk mengetahui perkembangan yang di alami oleh anak-anak.[]

Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
CONNECT & FOLLOW