Banda Aceh (Irfan Humas) Zahratun Nabila siswa III MTS Darulfalah desa seneubok Johan berhasil keluar sebagai juara kedua bidang studi Matematika dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2019 yang digelar hari ini, Kamis(15/08/2019).
Setelah melewati proses uji pengetahuan menggunakan Computer Based Test (CBT) seluruh peserta menunggu hasil perolehan nilai dari jawaban yang telah diikuti oleh 531 peserta KSM, termasuk Zahratun Nabila yang mengikuti kompetisi ini pada bidang studi Matematika Terintegrasi ilmu agama yang selama ini dibimbing oleh Nus Asni SPd.I.
Zahratun Nabila yang duduk dibangku peserta bersama dengan peserta lainnya menungu pengumuman peraih juara, saat ketua panitia (Dra Qadriah) menyebutkan Bidang Studi Matematika, juara kedua diraih oleh Zahratunnabila dari MTS Darulfalah , juara ke Tiga Aufa Annisak dari MAN IC Aceh Timur, ucap Qadriah melalui pengeras suara.
Sontak siswa-siswi yang ikut menonton pengumuman bersorak sorai menyambut kemenangan salah seorang teman mereka sambil bertepuk tangan. Zahratun nabila dan Aufa Annisak demikian sapaan akrabnya tak bergeming dari tempatnya meski sebelumnya sudah diminta untuk maju ke depan untuk menerima piala.
“Saya tidak sangka kalau saya yang menang” polosnya saat ditemui setelah menerima piala. Ditanya bagaimana tingkat kesulitan menjawab soal, “Agak susah, tapi saya jawab semua yang saya tahu”, jawab siswi Dari MTS Darul Falah dan siswi MAN IC Aceh Timur.
Ditanyakan bagaimana persiapan yang dilakukan sebelum mengikuti KSM, putri kelahiran Aceh Timur tahun 2006 yang lalu ini menuturkan bahwa semua peserta mendapat tambahan pelajaran yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, dibimbing secara langsung oleh guru bidang studi masing-masing dan bahkan beberapa pembimbing juga dari luar madrasah ,Ucap nya.
Zahra pun berharap tahun mendatang adik-adik kelasnya yang saat ini duduk dibangku kelas madrasah untuk mempersiapkan diri dari sekarang, agar dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi. “Kalau bisa, tahun depan banyak anak Madrasah yang dapat juara satu Khusus nya Kabupaten Aceh Timur”, pesan gadis yang bercita-cita jadi Dokter.










