[Takengon | Darmawan/Sapuan] Setiap anak perlu memperhatikan kebersihan giginya masing masing. Orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat berperan dalam mengingatkan siswa tentang kebersihan gigi tersebut.
MIN 1 Kota Takengon baru-baru ini telah didatangi oleh pihak RSU Datu Beru yang bekerja sama dengan WHO mengenai praktek cara menyikat gigi dan cuci tangan secara benar yang dilaksanakan hari Jum’at tanggal 10April 2015.
Kami berterimakasih kepada WHO dan RSUD Datu Beru Takengon, Sapuan mengatakan perlu adanya pertimbangan dari kepala madrasah karena waktu praktek tersebut dilaksanakan setelah membaca Surat Yasin tepatnya pada pukul 07.15 WIB hingga pukul 8.00 Wib.
Yang rumitnya lagi ketika para dewan guru dan siswa telah selesai membaca Surat Yasin tersebut, kemudian ada siraman rohani yang diberikan oleh dewan guru pada siswa. Ini pun sudah hampir satu jam. Jadi sangat sedikit waktunya.
Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara yakni RSUD Datu Beru Takengon, akhirnya disepakati hari sabtu, (11/4/15) yang mungkin tidak terlalu memakai jam pelajaran siswa karna praktek tersebut hanya berlanjut selama 15 hingga 20 menit.
Praktek pelaksanaan menyikat gigi ditangungjawabi oleh badan kesehatan dunia yaitu WHO (World Healty Organization), yang dikoordinir oleh pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru Takengon yang juga dipercayakan kepada dr. Ecy Fitrika Dewi sebagai pemimpinya. [yyy]









