[Takengon | Darmawan] Peserta Pentas (Pekan Keterapilan dan Seni) PAI (Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) ke II Kabupaten Aceh Tengah secara resmi dilepas oleh wakil Bupati Aceh Tengah, Drs. H. Khairul Asmara, di aula Umah Pesilangan Kankemenag Aceh Tengah, Selasa (9/6/15).
Kakankemenag Aceh Tengah Drs. H. Amrun Saleh, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan pentas PAI yang kedua di gelar tingkat provinsi Aceh, kegiatan tersebut akan berlangsung mulai tgl 10 s/d 14 Juni 2015 yang bertempat di Taman Sri Ratu Safiatuddin, Lampriet, Banda Aceh.
“Cabang-cabang yang diperlombakan berjumlah 8 cabang, yakni cabang debat PAI, cabang Nasyid, cabang Pidato, cabang MTQ, cabang Peragaan Busana Muslim, cabang Cerdas cermat, cabang Kaligrafi, dan cabang Tahfizh Qur’an," ucap Kakankemenag.
Kakankemenag menambahkan, jumlah peserta yang ikut dalam acara tersebut berjumlah 31 orang terdiri, debat PAI 3 orang, nasyid Copal 4 orang, pidato 6 orang, busana Muslimah 1 orang, MTQ 6 orang, cerdas cermat 6 orang, tahfizh Qur’an 4 orang, dan kaligrafi 1 orang di tambah dengan 8 orang pendamping.
“Hal ini merupakan suatu arena, even bahwa adik-adikku," sebut wabup Aceh Tengah kepada peserta, "Bahwa kalian pergi ke sana (Banda Aceh –red) tidak lagi membawa nama pribadi tetapi membawa nama Kabupaten Aceh Tengah.
"I, inilah yang harus kita jaga," ujar Wabup Aceh Tengah Drs. H. Khairul Asmara.
"Oleh sebab itu, prestasi yang diraih itu, memang anak-anakku yang tampil tapi juga disebutkan asal daerah, ini yang sangat penting untuk di ingat, sehingga nama bendera Aceh Tengah dapat berkibar di provinsi," imbuhnya.
Bahwa yang pergi ke Banda Aceh ini adalah putra/putri pilihan yang terbaik Kabupaten Aceh Tengah. Oleh sebab itu kita perlu meraih prestasi di provinsi, tetapi kita harus melihat juga bagaimana saudara-saudara kita yang datang dari Kabupaten lain, ini yang perlu kita perhatikan.
Kalau kita ingin membangun sebentar saja bisa selesai, tetapi untuk membangun ruh spiritual, ini yang menjadi pertanyaan. fisik kita bagus, di dalam tubuh triliunan sel-sel yang ada dengan system yang komplet di dalam tubuh kita, tetapi ada satu unsur di dalam tubuh kita yaitu ruh.
"Fisik kita bagus, tetapi ruh kita melenceng tidak lagi mengacu kepada apa yang di ajarkan oleh tgk guru kita inilah yang dikhawatirkan," tandas Khairul.
Oleh sebab itu kepada anak-anak, guru pendamping ini harus menjadi perhatian kita bersama. Diharapkan kepada adik-adik dan bapak pendamping untuk menjaga nama baik daerah.
Hadir dalam pelepasan peserta Pentas PAI 2015 Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah, Kasubbag TU, dan para pejabat dilingkungan Kankemenag Aceh Tengah. [y]










