[Banda Aceh | Darwin] Panitia Seleksi Jabatan Administrator selenggarakan ujian wawancara dan presentasi bagi para pejabat Eselon III lingkungan Kanwil Kemenag Aceh.
Pelaksanaan ujian yang dilaksanakan di Asrama Haji, Minggu (5/7) diikuti oleh 32 orang pejabat tinggi yang berasal dari Kanwil Kemenag Aceh dan Ka.Kankemenag dari seluruh Kab/Kota dalam Provinsi Aceh.
Pelaksanaan ujian sistem rotasi jabatan Administrator Eselon III yang hanya menguji 2 (dua) dari 7 (tujuh) instrument kompetensi KMA No 207 Tahun 2013 dibagi dalam 2 (dua) kelompok langsung dipimpin oleh ketua panitia seleksi, Prof. Dr. Jamaluddin, M. Ed.
Dalam pelaksanaan ujian tersebut para peserta terlebih dahulu diwajibkan membuat makalah yang memuat materi pernyataan pribadi seputar kekuatan dan kelemahan pribadi, jabatan yang pernah di duduki, prestasi yang pernah diraih dan program dan rencana aksi jika diberi amanah jabatan di wawancarai asesor seputar makalah yang dibuat tersebut.
Kegiatan ujian yang dimulai pukul 8.15 Wib dan berakhir pukul 12.00 Wib tersebut juga di saksikan Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh yang hadir dalam pelaksanaan ujian dalam rangka memantau proses penyelenggaraan ujian tersebut.
Dalam pantauan nya tersebut Kakanwil mengatakan proses pelaksanaan ujian diikuti oleh hampir seluruh pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh. “Hanya dua orang yang tidak hadir, ini pun dikerenakan yang bersangkutan sedang menjalankan tugas penting di luar Aceh,” tegas Kakanwil.
Pada pelaksanaan ujian Asesmen perdana ini, Kakanwil kembali menegaskan bahwasannya Kegiatan Asesmen Kompetensi wajiib diikuti oleh seluruh pejabat di Kementerian Agama RI, dalam rangka implementasi UU No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Keputusan Menteri Agama No 207 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Asesmen Kompetensi bagi PNS di Lingkungan Kementerian Agama.
”Dengan asesmen ini diharapkan kita dapat memetakan kemampuan para pejabat kita sehingga dapat kita tempatkan sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya, sehingga diharapkan dapat bekerja secara profesional nantinya,” ungkap Kakanwil. []