Madrasah tidak hanya dituntut melahirkan generasi yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam sains, tangguh dalam olahraga, kaya dalam seni, serta cakap menghadapi perkembangan teknologi. Hal ini disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA melalui video ucapan pada Ajang Prestasi Robotik, Sains, Olahraga, dan Seni (APRESIASI) Madrasah Tahun 2026.
Menag menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya ajang tersebut. Ia menegaskan, APRESIASI bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan piala dan penghargaan, melainkan ruang bagi siswa madrasah untuk menunjukkan potensi dan kemampuan terbaik mereka.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih piala dan penghargaan. Lebih dari itu, APRESIASI adalah ruang bagi anak-anak madrasah untuk menunjukkan bahwa iman dapat berjalan beriringan dengan ilmu pengetahuan, kreativitas, sportivitas, dan kecakapan teknologi,” ujar Menag dalam video ucapannya, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menurut Menag, pendidikan madrasah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mampu menguasai ilmu agama sekaligus berkembang dalam berbagai bidang ilmu dan keterampilan.
“Kita percaya madrasah tidak hanya melahirkan generasi yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga generasi yang unggul di dalam sains, tangguh dalam olahraga, kaya dalam seni, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
APRESIASI Madrasah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi di Gedung Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kepada seluruh peserta, Menag berpesan agar mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas, serta menghormati perbedaan. Ia mengingatkan bahwa esensi kompetisi tidak hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga pada nilai-nilai yang diperoleh selama proses berlangsung.
“Ingatlah, kemenangan adalah kebanggaan, tetapi proses belajar, persahabatan, dan karakter yang terbentuk jauh lebih berharga,” pesannya.
Menag juga menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, para guru, pendamping, dan seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya mengembangkan potensi generasi madrasah.
Menutup pesannya, Menag berharap APRESIASI dapat menjadi momentum lahirnya talenta-talenta unggul dari Aceh yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Semoga dari Aceh lahir talenta-talenta hebat yang tidak hanya membanggakan madrasah dan bangsa, tetapi membawa kemaslahatan bagi umat manusia,” tutupnya. []












