[Meureudu | Yakub] Kemajuan pembelajaran dan manajemen suatu sekolah tidak terlepas dari peran serta orang tua siswa dan masyarakat yang mendukungnya, untuk mengeratkan hubungan tersebut di Pidie Jaya (Pijay) para Komite madrasah/sekolah yang merupakan perwakilan dari orang tua dan masyarakat mengikuti pelatihan manajemen madrasah/sekolah bersama para guru dan kepala sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan untuk 8 SMP/MTs tersebut mendapat apresiasi dari para ketua komite. “Baru kali ini saya mendapatkan pelatihan yang langsung bekerja sama dengan kepala sekolah dan guru dalam merancang program dan rencana anggaran sekolah,” kata H. Rusli, Komite SMPN 2 Ulim.
Ia menambahkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat sehingga kami dari pihak komite mengetahui peran dan tanggung jawab kami terhadap sekolah dan saya berharap pelatihan ini seharusnya dapat dilakukan oleh sekolah lain agar komite lebih aktif dalam membangun sekolah dan tidak ada rasa saling curiga antara komite dan sekolah,” jelas Rusli.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya tersebut berlangsung selama 2 hari (21/5). Di hadapan 49 orang peserta Dr. Roeslan A. Gani, M.Pd mengingatkan bahwa kunci suksesnya sebuah sekolah tergantung kepala sekolah yang dapat menjalin hubungan baik dengan komite dan masyarakat.
“Kepala sekolah adalah manager yang dapat menjalin hubungan baik dengan semua pihak, terutama komite dan masyarakat di sekitar sekolah,” kata Roeslan.
“Untuk menindaklanjuti pelatihan ini maka kami akan mengevaluasi langsung ke tempat tugas peserta pelatihan untuk melihat sejauh mana penerapannya,” jelas Roeslan lagi.
Kegiatan yang difasilitasi oleh USAIDPRIORITAS tersebut memberi pemahaman menyeluruh tentang kepemimpinan pembelajaran, program budaya baca di sekolah, pengelolaan budaya baca, dan menyusun anggaran sekolah. Koordinator USAIDPRIORITAS di Kabupaten Pidie Jaya, Mashadi mengingatkan bahwa komite mempunyai andil besar bagi sekolah.
“Sekolah adalah milik bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab dan beban pemerintah serta pendidik saja,” katanya.
Menurut info dari Teuku Meldi Kesuma, Communication Specialist USAID Prioritas Aceh, didampingi Mashadi (Koordinator Wilayah Pidie), peserta yang ikut kali ini ialah SMPN 2 Ulim, SMPN 1 Meureudu, SMPN 3 Meureudu, SMPN 1 Bandar Baru, SMPN 2 Bandar Dua, MTsN Meureudu, MTsN Ulim, dan MTsN Bandar Dua…
Selamat Teuku…. []










