Kilas Balik Lomba Kepala KUA dan Penghulu 2015

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author01 Juni 2015
Kilas Balik Lomba Kepala KUA dan Penghulu 2015

[Banda Aceh | Saifullah/Yakub]  Sejak Jum’at (29/), para peserta baca kitab bagi Kepala KUA dan Penghulu, dan peserta karya tulis ilmiah (KTI) di bidang kepenghuluan dan hukum Islam tingkat provinsi Aceh 2015, berdatangan ke kota Banda Aceh, tepatnya di Oasis Hotel Lungbata.

Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari kabupaten/kota masing-masing untuk berkompetisi di tingkat Provinsi. Satu persatu peserta yang berdatangan lansung check in kamar hotel, dengan porsi dua orang per-kamar.

Penempatan pasangan peserta tiap kamar sesuai dengan kategori yang diikuti, tujuannya supaya dapat berdiskusi mengenai kajian lomba masing-masing.

Perlombaan ini diselenggarakan oleh Bidang Urais Binsyar (Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah) Kanwil Kemenag Aceh. Seperti yang dijadwalkan, pelaksanaan itu berlansung selama 3 hari dan akan di buka langsung oleh Kakanwil Kemenag provinsi Aceh, Drs. HM. Daud Pakeh.

Namun, karena Bapak Kakanwil berhalangan hadir sesuai jadwal yang ditentukan, maka acara pembukaan diundur ba’dainsya’, sekitar jam 08.20 Wib.

Kedatangan Kakanwil ke dalam ruangan disambut antusias oleh para peserta dan sebagian pejabat Kanwil kemenag Aceh. Berbeda dengan sebelumnya, belum pernah Kakanwil yang membuka acara baca kitab Kepala KUA dan penghulu dan KTI seperti tahun-tahun sebelumnya, “Saya sengaja datang untuk bertemu dengan saudara-saudara, para kepala KUA dan penghulu kecamatan dari seluruh kabupaten di Aceh, suatu kebahagiaan bagi saya hadir di tengah-tengah pejabat tingkat kecamatan.” Demikian kata Kakanwil.

Setelah acara pembukaan pada malam itu, peserta dipisahkan dalam ruangan yang berbeda sesuai dengan kategori even yang diikuti. Khusus yang mengikuti ‘karya tulis ilmiah’, langsung berhadapan dengan dewan hakim lomba karya tulis. Pada malam itu semua peserta mengambil nomor undian untuk tampil keesokan harinya.

Setelah penarikan nomor undian dan mendengarkan instruksi dari dewan hakim/juri, para peserta pun beristihat dalam kamar. Guna persiapan besoknya.

Sabtu pagi 30/05/15, peserta KTI setelah sarapan dan ngopi pagi, peserta dan dewan hakim bergegas menuju ruangan untuk segera tampil mempresentasikan makalah masing-masing. Sesuai dengan nomor urut undian, peserta tampil mempresentasikan makalahnya dengan slide yang telah dipersiapkan peserta. 

Semua tampil dengan menarik sesuai dengan gaya dan mimik masing-masing. Adapun yang dinilai oleh juri adalah metodologi penelitian, berupa rumusan masalah, kerangka berfikir dan teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti, kemudian analisis masalah yang memuat substansial isi, keilmuan dan kekritisan penulis dalam melihat suatu persoalan.

Selanjutnya penggunaan bahasa, baik itu pilihan kata, penyusunan kalimat, ungkapan dan sebagainya, terakhir yang menjadi penilaian adalah kualitas pemaparan, etika dalam penyampaian, pemanfaatan IT, serta jawaban-jawaban dari setiap pertanyaan yang diajukan oleh juri.

Hal ini sesuai dengan arahan dari Dr. Jabbar Sabil MA, salah satu juri KTI.

Acara lomba KTI berlangsung dengan sukses dan lancar, serta setiap makalah mendapat banyak masukan dan saran positif dari juri yang menilai.

Dr. Jabbar Sabil mengharapkan supaya kualitas dari tulisan dapat terus meningkat, serta dapat merumuskan suatu persoalan dengan baik, sehingga nilai penelitian betul-betul berbobot.

“Sebenarnya tidak terlalu sulit dalam menulis, tetapi perlu pembiasaan dan kritis dalam melihat suatu masalah, dalam keadaan masyarakat kita yang budayanya masih kurang dalam hal membaca dan menulis, ini harus dapat kita ubah dan kita tinggalkan,” kata Jabbar Sabil.

Berbeda dengan even baca kitab bagi Kepala KUA dan penghulu, yang mendiskualifikasi sebagian peserta, dan hanya 6 orang peserta yang dipilih untuk bersaing di final, pada lomba KTI semua peserta mempresentasikan makalah, tanpa ada yang didiskualifikasi, para pemenangnya dipilih oleh juri tanpa ajang final. Jadi khusus KTI hanya satu tahapan saja.

Pada Minggu 31/05/15, tibalah saatnya pengumuman pemenang masing-masing kategori, tentu ini saat yang paling mendebarkan bagi semua peserta. Pengumuman pemenang dibacakan oleh Drs. Suryadinata (Kasi Kepenghuluan Kanwil Kemenag Aceh).

Para pemenang maju ke depan ruangan untuk menerima penghargaan berupa tropi dan paket bingkisan sesuai peringkat juara yang didapati. Juara I tiap-tiap even akan mewakili Provinsi Aceh di tingkat Nasional di Bogor 3 Juni mendatang.

Dalam sambutan penutupan yang disampaikan oleh Drs. H. Hamdan, MA (Kabid Urais dan Binsyar) mengatakan “Dalam setiap lomba pasti ada yang menang dan kalah, semua itu relatif. Tapi yang terpenting pada kesempatan ini, kita semua dapat menjalin kembali hubungan silaturrahmi.”

“Bagi yang mendapat juara agar bersyukur dan juga berterimakasih kepada orang tua kita dan guru, karena berkat merekalah kita menjadi seperti ini,” papar Bapak Hamdan.

Beliau juga mengingatkan, sekaligus berpesan tentang penghulu yang merangkap jabatan kepala KUA, “bahwa menjadi kepala KUA itu adalah pekerjaan tambahan yang diperbantukan kepada penghulu, jadi penghulu yang jadi kepala KUA tetap mengambil tunjangan jabatan penghulu dan menerima tukin penghulu sesuai dengan grade-nya.” 

Setelah acara penutupan, selesailah semua rentetan acara ‘Baca kitab bagi Kepala KUA dan Penghulu, dan peserta karya tulis ilmiah di bidang kepenghuluan dan hukum Islam tingkat provinsi Aceh 2015.’ Setelah makan siang peserta dari seluruh Aceh pun check out hotel dan pulang. Selamat kepada para Juara, terus berusaha menjadi yang terbaik! [Tgk Saifullah ialah Kepala KUA Nisam Antara Aceh Utara]

Layanan
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh