Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Aceh Barat Daya dimanfaatkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk mengenalkan ekoteologi melalui aksi penanaman pohon di Pesantren Jabal Nur Jadid, Kecamatan Lembah Sabil, Kamis, 22 Oktober 2026.
Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli SSos MM, bersama Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat Daya, Dr H Marwan Z Sag MM, turut melakukan penanaman pohon jambu dan kelengkeng di lingkungan pesantren. Selain menghijaukan kawasan pesantren, pohon-pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga pesantren di masa mendatang.
Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat Daya, Marwan Z mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari pengenalan ekoteologi, salah satu dari delapan program prioritas atau Asta Protas Kementerian Agama. Melalui program tersebut, nilai-nilai agama tidak hanya dipahami sebagai ajaran, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap alam.
Ia juga mengatakan, pemahaman agama perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam menjaga dan merawat lingkungan.
“Ilmu agama harus menjadi pedoman dalam setiap langkah, termasuk dalam menjaga dan merawat alam. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai manusia,” ujarnya.
Menurutnya, momentum Hari Santri menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan santri bahwa menjaga alam juga merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Kemenag Aceh Barat Daya mendorong pengenalan ekoteologi di lingkungan pesantren dengan kegiatan ini, sekaligus menghadirkan aksi yang berdampak dan memberi manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.[]













