Sebanyak 70 Penyuluh Agama Islam Kabupaten Pidie mengikuti kegiatan Implementasi Rekomendasi Studi UNDERVAC-ID dalam rangka mendukung peningkatan cakupan imunisasi dasar anak di Kabupaten Pidie.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tersebut berlangsung di Oproom Bupati Pidie, Kamis, 8 Oktober 2026, dengan melibatkan tokoh agama, penyuluh agama, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi hasil Participatory Workshop Studi UNDERVAC-ID yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar anak. Dalam upaya tersebut, tokoh agama dan penyuluh agama memiliki peran strategis untuk membantu menyampaikan informasi kesehatan yang edukatif, mudah dipahami, serta dapat diterima oleh masyarakat.
Forum tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi program imunisasi, khususnya melalui pendekatan keagamaan dan pemberdayaan peran tokoh masyarakat. Penyuluh agama diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi dasar bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Kepala kantor Kemenag Pidie, Samhudi SSi mengatakan bahwa keterlibatan penyuluh agama merupakan suatu hal yang penting karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan, pembinaan keagamaan, majelis taklim, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, melalui pendekatan komunikatif dan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, penyuluh agama dapat membantu meluruskan kesalahpahaman serta mendorong masyarakat untuk memperoleh informasi imunisasi dari sumber yang tepercaya.
"Partisipasi 70 Penyuluh Agama Islam Kabupaten Pidie dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan keluarga sekaligus mendukung peningkatan cakupan imunisasi dasar anak di Kabupaten Pidie," ujar Samhudi.
Melalui kegiatan ini, penyuluh agama diharapkan mampu mengintegrasikan pesan-pesan edukasi kesehatan dalam kegiatan pembinaan masyarakat tanpa mengesampingkan tugas utama dalam pelayanan dan bimbingan keagamaan. Dengan demikian, peran penyuluh agama tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat, tetapi juga turut mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga dan perlindungan anak.
Sinergi lintas sektor ini juga diharapkan dapat mendorong terwujudnya generasi Pidie yang lebih sehat, Imunisasi bukan hanya program kesehatan, melainkan ikhtiar bersama untuk melindungi generasi bangsa.











