Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara terus mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan bakat, minat, potensi, serta cita-cita peserta didik.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, Nasruddin SAg MPdI, di MAN 1 Aceh Tenggara, Senin, 26 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Kakankemenag berdialog dengan kepala madrasah dan dewan guru terkait proses pembelajaran, upaya peningkatan kualitas pendidikan, serta peran madrasah dalam mengenali dan mengembangkan kemampuan setiap siswa. Interaksi bersama para siswa juga dilakukan untuk mendengarkan pengalaman mereka dalam mengikuti pembelajaran dan menggali potensi, bakat, minat, serta cita-cita yang ingin diraih.
Nasruddin menegaskan bahwa madrasah tidak hanya bertanggung jawab memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengenali, membimbing, dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap siswa.
Menurutnya, setiap siswa memiliki bakat, minat, kemampuan, dan cita-cita yang berbeda. Karena itu, madrasah harus mampu memberikan pendidikan, bimbingan, dan pembelajaran yang sesuai dengan potensi masing-masing peserta didik agar mereka dapat berkembang secara optimal.
“Madrasah harus mampu mengenali potensi setiap siswa. Mereka perlu dididik, dibimbing, dan diberikan pembelajaran yang sesuai dengan bakat, minat, serta kemampuan yang dimiliki. Dengan demikian, setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan meraih cita-citanya,” tegasnya.
Ia juga mendorong kepala madrasah dan dewan guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik, serta tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan potensi dan kemampuan lain yang dimiliki siswa.
Pelaksanaan TKA diharapkan menjadi salah satu bagian dari upaya evaluasi pendidikan untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Namun, keberhasilan pendidikan madrasah juga ditentukan oleh kemampuan guru dalam mendampingi siswa, memberikan bimbingan yang tepat, dan menciptakan pembelajaran yang bermakna.
Melalui monitoring dan dialog tersebut, Kemenag Aceh Tenggara berharap madrasah semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membantu setiap peserta didik menemukan, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi dirinya sebagai bekal meraih masa depan.[]












