[Takengon | Darmawan] Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) menggelar acara kegiatan Seleksi Keluarga Sakinah Teladan, Penyuluh Agama Islam Fungsional Teladan, Baca Kitab Kuning Kepala KUA/Penghulu dan KUA Kecamatan Teladan tingkat Kabupaten Aceh Tengah.
Acara diadakan di Aula Umah Pesilangan kantor setempat, senin (23/3/2015). Kakankemenag Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA dalam sambutannya menyampaikan tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah:
Pertama, untuk mendukung program nasional gerakkan keluarga sakinah sehingga tercipta keteladanan bagi para keluarga muslim sebagai suatu keluarga yang menjadi contoh dan teladan dalam membina keluarga di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
Kedua, untuk meningkatkan motivasi para penyuluh di lapangan dalam memberikan pemahaman dan pengawasan serta mampu memecahkan problem-problem keagamaan di tengah masyarakat sehingga tercipta suasana masyarakat yang religius.
Selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan, wawasan dan kajian keilmuan bagi para kepala KUA dan Penghulu dalam menjawab aneka tantangan yang muncul dan berkembang serta mewujudkan kiprahnya sebagai ulama dan mufti di tengah-tengah masyarakat.
Juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat dalam mengemban misi kementerian Agama yakni meningkatkan kualitas kehidupan beragama, meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, serta mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa.
“Sebanyak 69 orang ikut dalam seleksi ini, terdiri dari keluarga sakinah berjumlah 14 pasang yang mewakili 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, penyuluh agama fungsional (Paif) berjumlah 17 orang, baca kitab Kuning Kepala KUA Kecamatan dan penghulu berjumlah 24 orang dan seleksi KUA Kecamatan Teladan berjumlah 14 Kecamatan,” ungkap Amrun Saleh.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yakni Senin–Rabu, 23–25 Maret 2015, dapat mengeluarkan segenap kemampuannya dalam menghadapi seleksi ini sehingga dapat menjadi utusan terbaik Aceh Tengah ke tingkat Provinsi Aceh, tutupnya Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Karimansyah I, SE.
Dalam sambutanya mengatakan ada 3 hal, saat ini yang sedang gencarnya di beritakan di media televisi dan cetak adalah Narkoba, barang haram ini sudah sangat luar biasa beredar dan berkembang di kalangan masyarakat, bukan hanya anak-anak dan remaja akan tetapi kalangan orang berusia lanjut pun sudah beredar.
Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan di Aceh Tengah, melalui kegiatan ini harus disampaikan kepada masyarakat mengenai dampak dari narkoba itu.ujar Karimansyah Karakter, penghargaan kepada orang tua sudah tidak ada lagi, ulama tidak dihormati lagi.
Ini merupakan hilangnya sebuah Karakter bagi orang-orang yang sangat mulia sudah tidak ada lagi, kemudian pendangkalan akidah, hati-hati dengan kegiatan LSM, organisasi yang mengatas namakan memberi bantuan, memberikan pendidikan gratis, mulai masuk ke Aceh.
“Jangan lalai dengan keadaan, orang bisa masuk atas keteledoran kita dalam menghadapi setiap orang yang datang,” ingatnya.
“Lakukanlah kegiatan ini dengan baik sehingga Aceh Tengah dapat menghasilkan juara-juara yang diseleksi hari ini bisa mewakili Kabupaten Aceh Tengah ke tingkat Provinsi Aceh,” tutupnya.
Adapun yang menjadi praktisi dalam kegiatan ini adalah: 1. Tgk. Drs. H. Mahmud Ibrahim, MA, Tgk. Drs. H. Arifin Banta Cut, Tgk. Drs. H. Amrun Saleh, MA, Tgk. H. M. Ramli, SH (Keluarga Sakinah), Saidi. B, S.Ag, Drs. Salman (Penyuluh agama Islam fungsional). [y]









