Banda Aceh (Inmas)----Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh mengatakan lomba "Puliek Kuh ue" atau mengupas dan kukur/parut kelapa dapat menjadi salah satu indikator untuk mengukur keharmonisan rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil disela-sela eksebisi "Puliek dan Kuh ue" yang digelar Kanwil Kemenag Aceh dalam rangka HAB ke 73 di lapangan bola volly Kanwil Kemenag Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/1).
"Perlombaan ini jadi salah satu ukuran keharmonisan rumah tangga, makanya dapat terlihat dari hasil akhir sampai kukur kelapa," ujar Kakanwil.
"Kalau cara dan hasilnya kasar atau sebaliknya halus, maka dalam rumah tangga juga tidak jauh dari demikian," tambah Kakanwil.
Menurut Kakanwil, bentuk hubungan yang dipenuhi oleh cinta dan kasih akan melahirkan keluarga samara.
"Kegiatan ini juga dalam menguatkan tali pengikat keharmonisan kehidupan keluarga," ungkap Kakanwil.
Lomba tersebut diikuti 17 pasangan suami istri dan karyawan/i Kanwil Kemenag Aceh, peserta laki-laki mengupas kelapa, sedangkan peserta wanita yang memarutnya.
Penilaiannya meliputi kebersihan, kehalusan hasil kukur dan ketepatan waktu, mereka akan dinilai serta akan memperoleh juara 1, 2 dan 3.
Peserta begitu antusias dan bersemangat diikuti teriakan riuh dan tepuk tangan penonton yang menyaksikan lomba yang terbilang langka tersebut.[]










