Semarang (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh beserta Ny. Hj Nur Azizah hadiri Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2017 yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (21/10).
Peringatan HSN dihadiri Menteri Agama, Pejabat eselon I dan II Kemenag RI, Kakanwil se Indonesia, Gubernur dan Pejabat Daerah Jawa Tengah.
Peringatan HSN tahun ini merupakan tahun kedua setelah Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.
Hari Santri merupakan momentum penting peran kontributif santri bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk tahun 2017, Hari Santri mengangkat tema "Wajah Pesantren, Wajah Indonesia".
Acara ini juga dimeriahkan dengan pembuatan komik terpanjang di atas 300m kanvas serta pergelaran pembacaan shalawat bertajuk “Malam Shalawat Kebangsaan Hari Santri 2017” pada malam harinya.
Pembuatan komik sepanjang 300 meter diawali dengan goresan pertama kalimat Iqra (baca) oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu (21/10).
Menag mengatakan bahwa bahwa wajah keberagamaan pesantren sangat mempengaruhi corak keberagamaan di Indonesia.
"Apa yang terjadi di pesantren mencerminkan apa itu Indonesia. Dan bagaimana wajah Indonesia sangat mempengaruhi Islam di dunia. Sebab muslim terbanyak ada di Indonesia,” ujarnya.
Untuk peringatan HSN di Provinsi Aceh, sebagaimnaa dikatakan Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh menetapkan Dayah Amal, Gampong Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur sebagai tempat Peringatan Hari Santri Nasional 2017 yang akan di gelar Senin, 23 Oktober 2017.[]













