Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh secara resmi membuka kegiatan pengkaderan calon muballigh se Aceh di Grand Aceh Hotel Banda Aceh, Senin (7/10) malam.
Kakanwil dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan dakwah di zaman multimedia ini sangatlah komplek.
"Di era multimedia ini, karena tantangan berdakwah sudah berbeda dengan zaman dahulu, umat Muslim pun dituntut mesti dapat berdakwah dan memanfaatkan media sosial dan media digital, hal ini agar yang diutarakan tersampaikan ke masyarakat," ucap Kakanwil.
Dikatakan Kakanwil, setiap dakwah hendaknya bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat yang diridhai oleh Allah.
"Nabi Muhammad SAW juga mencontohkan dakwah kepada umatnya dengan berbagai cara melalui lisan, tulisan dan perbuatan dan dilakukan dengan cara yang arif dan bijaksana." tambah Kakanwil.
Apalagi di zaman berkembangnya Hoaxs yang tak terbendung, perlu kehadiran muslim memberi informasi yang benar. "Memberi kesadaran beragama dari berbagai sisi serta mengajari ajaran agama untuk umat, makanya diperlukan pembinaan dan regenerasi terhadap kader dakwah," sebut Kakanwil.
Kita berharap melalui dakwah dapat merubah menset terhadap paradigma agama kita. "Sampaikan pesan penting untuk perubahan dalam masyarakat," harapnya.
Kakanwil juga mengajak para calon muballig untuk memahami moderasi beragama yang merupakan pemahaman Islam moderat, dengan gagasan menentang segala bentuk kekerasan, melawan fanatisme, ekstrimisme dan menolak intimidasi, "Dengan moderasi beragama maka dakwah islam pun dilakukan dengan toleran, damai, dan santun, tidak menghendaki terjadinya konflik serta tidak memaksakan kehendak," ucap Daud Pakeh.
Ketua panitia Firdalina SAg dalam laporannya menyebutkan melalui pengkaderan tersebut diharapkan lahirnya mubaligh yang handal dan profesional dalam menghadapi problema zaman, diikuti 24 peserta mewakili lembaga dan ormas se Aceh.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Kabag TU H Saifuddin SE, Kabid Penaiszawa Drs H Azhari dan para Kasi di lingkungan Penaisawa Kanwil Kemenag Aceh.[]












