Kota Jantho (Burhan)---Kepala Kantor Kementerian AgamaKabupaten Aceh Besar H. Abrarzym, S.Ag membuka secararesmi kegiatan Validasi Data Saiba dan Simak BMN Triwulan IV Tahun 2018, Rabu (21/11).
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aceh Training Center(ATC) Jalan Rel Kereta Api Desa Meunasah Manyang Tanjong Aceh Besar, yangdiikuti oleh Kepala Madrasah dan Operator Saiba dan Simak BMN tingkat MadrasahIbtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah se Aceh Besar.
Kakankemenag dalam sambutannya mengatakan bahwa Aceh Besar ini luas dan merupakan pintu gerbang Ibukota Provinsi Aceh yang berkedudukan di Banda Aceh.
Dikatakannya Aceh Besar sebagai Penyangga Banda Aceh yang kita beri nama bagian barat selatan dengan sebutan GPK (Geurute, Paro dan Kulu) dan bagian utara dan timur dengan Glee Seulawah. "Oleh karena itu perlu bagi kita Aceh Besar harus bisa bersanding dengan Banda Aceh dan bukan bertanding," ujar Abrar Zym.
Ia menyampaikan tentang adanya beberapa Satker yang mendapat teguran dari pihak KPPN Banda Aceh karena sering terlambatnya E-Rekon ke KPPN, LPJ sering terlambat.
"Penyelesaian Aset Negara yang diatas tahun 2015 diharuskan adanya IMB, Pelaporan keuangan tidak melewati tanggal 7 setiap bulannya," ucapnya.
Menurut Panitia pelaksana kegiatan ini Rahmawati yangmewakili Kasi Pendidikan Madrasah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten AcehBesar menjelaskan, bahwa kegiatan ini berlangsung sampai sore hari yang diikutioleh seluruh operator madrasah negeri baik tingkat MI, MTs maupun MA.[]