Banda Aceh (Inmas)---Kepala Madrasah selaku Penanggung jawab penyelenggara pendidikan di madrasah bertanggungjawab terhadap peningkatan mutu anak didik dan tidak boleh minim perhatiannya terhadap kemajuan.
Hal tersebut diungkapkan Kabag TU, H Saifuddin SE dalam sambutannya ketika menutup kegiatan Penguatan Program Keagamaan pada Madrasah, di Hotel Kuala Raja Banda Aceh, Rabu (21/8).
"Kita perhatikan, Kepala madrasah dan guru kurang punya prestasi, malah hari ini lebih paham mengurus kepangkatan, sertifikasi atau sibuk dengan dana BOS dibandingkan dengan mendidik siswa," ungkap Saifuddin.
Saifuddin menjelaskan seorang kepala madrasah semestinya bertanggungjawab dan ikhlas memajukan madrasah yang dipimpin.
"Jangan malahan sangat kurang perhatian atau minimnya kepedulian terhadap perkembangan dan kecerdasan anak didik, hal ini tidak bisa dibiarkan," tegasnya.
Dikatakannya, kerjakan apa yang kita bisa kita kerjakan, buatlah inovasi untuk pendidikan, "Tunjukkan saudara memang seorang kepala madrasah yang siap membimbing guru dan membawa anak didik ke arah kemajuan," sebut Saifuddin.
Kita tunjukan sesuatu yang lebih baik bagi anak bangsa, "Jadi PNS, berarti kita menjadi milik negara dan siap mengabdi. Karenanya jangan protes kepada negara. Ikuti segala aturannya, kita dibayar gaji sesuai regulasi, sehingga amanah itu patut dijaga, begitu pula khusus untuk kepala madrasah guna membawa madrasahnya lebih baik dan unggul," ucapnya.
Lakukan perubahan secara subtansi untuk menghasilkan sesuatu bagi lembaga. Kita lihat hasil kerja dan outputnya, kata Saifuddin.
Sebelumnya, kegiatan itu dibuka Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, Senin (19/8).
Kegiatan tersebut diikuti 46 peserta terdiri dari Kasi Penmad/Pendis, Kepala Madrasah, dan Waka Madrasah Kabupaten/Kota se Aceh.
Hadir pada penutupan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh H M Idris MPd.[]









