Banda Aceh (Inmas)---Jemaah Calon Haji (JCH) Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang 10 (BTJ-10) diterbangkan dengan menggunakan Pesawat Garuda Boeing 777-300 ER ke Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (13/8) pukul 07.11 Wib.
Dari 390 jemaah yang berangkat, 339 jemaah dinyatakan masuk dalam kategori resiko tinggi (resti).
Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh ikut antarkan langsung jemaah sampai di Bandara.
"Alhamdulillah, pemberangkatan Calhaj hingga kloter 10 berjalan sesuai dengan jadwal dan tepat waktu, dan semua proses pemberangkatan dipersiapkan sejak mulai dari asrama haji," ujar Kakanwil.
Kakanwil juga menginformasikan tentang 1 jemaah haji Aceh yang wafat di Makkah dan telah dikebumikan disana.
"Kita turut berduka atas meninggalnya Calhaj Aceh kemarin, semoga semua amalan Bapak Mukhlis Teuku Usman dari kloter 5 diterima disisi Allah," ucapnya.
Jemaah kloter 10 yang berangkat berjumlah 390 jemaah, Aceh Timur 234 orang dan Kota Lhokseumawe 148 orang.
Jemaah termuda bernama Annisa Raudhya binti Martunus Usman, umur 18 tahun, nomor manifest 290, asal Kota Lhokseumawe.
Sedangkan jemaah tertua bernama Ishak bin Gadeng Ahmad, umur 89 tahun, nomor manifest 228, berasal dari Aceh Timur.
Bertindak sebagai TPHI, Drs H Jamaluddin MPd. TPIHI H Sulaiman M. Hasan, Lc MA dan TKHI dr Nelvi Juliyanti Djalil, Ismuhar A Gani Laot dan Rafli Abdul Gani.
Selama berada di Arab Saudi, mereka akan tinggal di Maktab 14, nomor rumah 308, wilayah Raudhah, Sektor 3.
Untuk informasi, jemaah yang telah tiba di Arab Saudi hingga Senin (13/8) berjumlah 3.529 jemaah, dengan rincian laki-laki 1423 jemaah dan perempuan 2.106 jemaah.[]











