[Banda Aceh | Yakub] Akhirnya, Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) ke 2, di Taman PKA (Taman Sri Ratu Safiatuddin) resmi dibuka, Rabu malam (10/6). Gubernur Aceh ‘Doto Zaini’ yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Drs H Dermawan MM, sampaian selamat berlomba bagi kandidat juara untuk semua cabang, juga bagi dewan hakim agar profesional dan fair dalam ‘mengadili’, hingga akhir acara, Sabtu (14/6).
Setelah sambutan, Sekda memukul tambo yang disaksikan Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh (Ketua Panitia Pengarah) yang juga sebelum itu telah sampaikan laporannya. Disaksikan pula peh tambo oleh Kadisdik Aceh Drs H Hasanuddin Darjo MM, yang bersama Kakanwil Kemenag Aceh di atas panggung megah, menerima piala bergilir dari Drs H Amiruddin Husein MA, Kakankemenag Kota Banda Aceh, sang juara Pentas PAI 2013.
Persiapan yang panjang dan melelahkan untuk sesi pembukaan dan sesi musabaqah dilalului dengan dinamsnya, di bawah komando Ketua Panitia Pentas PAI 2015, Drs H Saifuddin AR. Sedangkan Sekretarisnya diamanahkan pada Drs H Abdurrahman Hanafiah MA.
Berkali-kali Kakanwil Kemenag Aceh, Pak Daud (salah satu panggilan untuk Drs HM Daud Pakeh) sampaikan ‘terima kasih’ dan ‘penghargaan’ pada panitia, terutama Pak Din (sapaan buat Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Drs H Saifuddin AR), selaku Ketua Panitia, yang juga mantan Kabid Madrasah dan mantan Kabid Pekapontren Kanwil itu.
Menurut Kakanwil, ajang dua tahunan ini sukses, berkat kerja tim, kerjasama antar panitia, dan koordinasi yang intens pelbagai pihak, oleh Kabid PAI itu. ““Maka apresiasi kita sampaikan pada Kabid PAI...,” lanjut Kakanwil di hadapan unsur Muspida Plus, para Kakankemenag, undangan, dan delegasi daerah.
Kakanwil sempat juga sampaikan kembali alasan pemilihan lokasi Pentas PAI. “Sebab arena PKA, Taman Ratu ini milik segenap rakyat Aceh. Kita ingin anjungan demi anjungan ini bisa terus kita manfaatkan untuk berbagai acara, agar tidak rusak. Di samping itu, dengan kita gelar acara semacam ini di sini, akan mengesampingkan kesan eksklusif, yang dalam Pentas PAI perdana di Asrama Haji terkesan tertutup karena minim penonton. Sebab kontingen saja yang jadi penonton kontingen lain. Dengan di sini, kita harap akan ramai dengan warga, dan menguntungkan bagi sisi ekonomi warga….” [akhyar/khairul/fajriah/lia/inmas’s]
[foto: irfan bidang pai kanwil kemenag aceh]









