Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Langsa Timur menjadi momentum berbagi dengan anak yatim. Sebanyak 10 anak yatim menerima santunan dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Langsa dalam kegiatan yang dirangkai dengan pengajian rutin di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Langsa Timur, Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan yang diinisiasi secara mandiri oleh IPARI Kota Langsa tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Langsa H Fadhli SAg. Ia menilai inisiatif para penyuluh agama itu sebagai bentuk kepedulian sosial yang perlu dijaga keberlanjutannya.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi teman-teman penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI. Kegiatan ini menunjukkan bahwa syiar keagamaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian nyata kepada masyarakat,” ujar Fadhli.
Ia berharap kegiatan pengajian, silaturahmi, dan santunan anak yatim dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh H Azhari MSi turut hadir memberikan arahan kepada para penyuluh agama. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam menyayangi dan memperhatikan anak yatim.
“Penyuluh agama tidak hanya menyampaikan dakwah secara lisan, tetapi juga menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat,” kata Azhari.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian berkelanjutan agar anak-anak yatim merasa diperhatikan dan tetap memiliki semangat dalam menatap masa depan.
Santunan bagi 10 anak yatim tersebut bersumber dari donasi swadaya para penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI serta dukungan jajaran Kankemenag Kota Langsa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti jajaran Kemenag, para penyuluh agama, serta tokoh masyarakat setempat.[]













