Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI Dr H Basnang Said SAg MAg menegaskan bahwa santri Indonesia merupakan generasi unggul yang siap bersaing secara global. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) 2026. Lapangan Utama Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam arahannya, Basnang menekankan bahwa pesantren merupakan identitas asli bangsa Indonesia yang telah terbukti melahirkan generasi berakhlak, mandiri, dan berdaya saing.
“Santri Indonesia adalah santri yang unggul, mandiri, dan siap mendunia. Mondok itu keren, nyantri itu asik,” tegasnya.
Ia menyebutkan, pesantren sebagai produk asli Nusantara memiliki kekuatan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Para santri yang hadir dalam PPSN merupakan duta pesantren sekaligus pelopor perubahan di lingkungan masing-masing.
“Peserta hari ini adalah duta pesantren dan duta daerahnya. Mereka adalah penggerak di pesantren dan masyarakat,” ujarnya.
Pada momentum pembukaan tersebut, Kontingen Aceh turut ambil bagian dalam defile dengan menampilkan kekhasan budaya daerah. Perwakilan kontingen tampil menggunakan busana adat Aceh, mencerminkan identitas daerah serta memperkuat nilai kebhinekaan dalam ajang nasional tersebut.
Lebih lanjut, Basnang menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap masa depan santri melalui penguatan regulasi, termasuk hadirnya Undang-Undang Pesantren.
“Bersyukurlah menjadi bagian dari pesantren. Ini adalah tempat terbaik dan paling aman untuk menanamkan nilai akhlak dan membangun masa depan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, kekompakan, serta menghindari perselisihan selama kegiatan berlangsung.
“PPSN adalah perkemahan yang penuh kegembiraan. Jaga kebersihan, jaga kebersamaan, dan tunjukkan akhlak terbaik sebagai santri Indonesia,” tutupnya.[]








