Dari kepedulian menjadi aksi, kita rajut pendidikan tanpa batas. Lewat sinergi Bunda Inklusi dan Forum Pendidik Madrasah Inklusi (FPMI) dalam mewujudkan madrasah ramah anak di Kabupaten Aceh Singkil.
Demikian komitmen mewujudkan pendidikan yang inklusif dan ramah anak melalui kunjungan Bunda Inklusi Kementerian Agama Aceh Singkil, Erni Surisma Ny Azhar. Kunjugan ke tiga madrasah negeri di ibu kota ini, dilakukan bersama Ketua FPMI Aceh Singkil, Siana SEI MAg dan Pengawas Madrasah, Singkil 22 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan memberikan arahan dan penguatan kepada satuan pendidikan mengenai penyelenggaraan layanan pendidikan inklusif bagi peserta didik penyandang disabilitas.
Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan di Kementerian Agama.
"Untuk ini, pihak madrasah kita dorong untuk semakin memahami pentingnya penyediaan akomodasi yang layak sesuai kebutuhan peserta didik, baik dalam proses pembelajaran, asesmen, komunikasi, maupun penciptaan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung partisipasi setiap anak," ajak Hj Erni.
Setelah melaksanakan kunjungan ke tiga madrasah negeri tersebut, Bunda Inklusif Kemenag Aceh Singkil bersama Ketua FPMI Kabupaten Aceh Singkil melanjutkan kegiatan dengan menggelar Temu Pendidik Madrasah Inklusif 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil.












