[Idi | Jamaluddin] Dipilih menjadi Pegawai di Kementerian Agama merupakan suatu anugerah yang luar biasa, jika bukan karena karunia dari Allah SWT dan lahirnya instansi Kemenag Aceh Timur pasti sekarang kita sedang bekerja di sawah, menjadi nelayan, sopir atau kerja yang lainnya, dengan demikian kita harus bersyukur. Demikian kata Kakankemenag Aceh Timur Drs.Marzuki Ansari,MA, Senin (9/3).
“Disini kita duduk di kursi empuk, dingin dan ber AC, beda dengan pekerja yang lain,” ujar Kakankemenag dalam amanat apel ketika memimpin apel perdana di halaman Kankemenag Aceh Timur, Tanoh Anou Idi Rayeuk.
Bersyukur telah terpilih di Kemenag dapat dilakukan dengan cara bekerja dengan semaksimal mungkin, bekerja dengan benar dan benar bekerja, “Buya Hamka pernah berujar, jika sekedar hidup, kera dihutan juga hidup, jika sekedar bekerja, kerbau di sawah juga bekerja,” tegas mantan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag kota Langsa itu.
Dihadapan para Kasubbag TU, para Kasi dan seluruh pegawai Kankemenag, Pak Mar berharap agar semuanya bekerja dengan maksimal, memberikan pelayanan dan kinerja yang baik kepada masyarakat. “Bekerjalah dengan ikhlas, mudah-mudahan pekerjaan kita ini bernilai ibadah dan mendapat ridha Allah SWT,” kata Kakankemenag yang apel perdananya kali ini bertindak sebagai komandan apel staf Pendidikan Madrasah, T.Zulfikar,S.Sos.I. [yyy]