``Bagus-bagus, Perlu Dicontoh Pelatihan Ini``

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author28 Mei 2015
``Bagus-bagus, Perlu Dicontoh Pelatihan Ini``

[Baiturrahman | Yakub]  Akhir tahun lalu, jajaran Kanwil (Staf Inmas) selama dua hari, Senin-Selasa (22-23/12) bersama awak media/humas, diajak pihak USAID PRIORITAS untuk agenda penting, “Media Briefing tentang Praktik yang Baik dalam Pembelajaran dan Manajemen Madrasah/Sekolah dan LPTK”.

Praktek lapangan hari terakhir, dipilih ke MIN Mesjid Raya, Ateuk Pahlawan-Makam Pahlawan Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Usai itu, evaluasi di MIN yang dikepalai Dra Hj Ummiyani MAg, kembali dilanjutkan acara ke Helmes Palace Banda Aceh.

MIN Mesra (Mesjid Raya), mitra USAIDPRIORITAS memang, dalam inovasi dan kreatifitas, serta menyikapi perkembangan dunia pendidikan terkini.

Salah seorang anggota DPRA, Bardan Sahidi, yang juga ikut praktek lapangan saat itu, dan janjikan gedung bagi madrasah itu, kini berkesempatan mengunjungi pelatihan Modul 3 Praktik yang Baik dalam Pembelajaran jenjang SMP/MTs untuk tenaga fasilitator daerah mitra USAIDPRIORITAS (27/5) menyatakan dukungannya secara langsung kepada para peserta ,”Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh USAIDPRIORITAS sangat partisipatif dan membantu guru-guru kita di kabupaten,” kata Bardan.

“Namun yang dibutuhkan pasca pelatihan adalah implementasinya jangan berakhir, sehingga siswa-siswa dapat belajara secara aktif, nyaman, dan menyenangkan,” lanjutnya.

Bardan juga menyatakan sepatutnya pelatihan pembelajaran dan manajemen sekolah tersebut menjadi barometer bagi kabupaten-kabupaten yang belum didampingi oleh USAIDPRIORITAS.

“Kita berharap kabupaten non mitra dapat belajar ke kabupaten mitranya PRIORITAS,” pinta Bardan. Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan di daerah akan berjalan dengan baik apabila adanya dukungan dari berbagai pihak pemangku kepentingan pendidikan. Anggota komisi 1 badan anggaran dan mantan anggota DPRK Aceh Tengah tersebut berharap Pemerintah Aceh akan menyiapkan rancangan tentang apa yang akan dilakukan untuk keberlanjutan program pelatihan bagi guru ke depan.

“Kita berharap Pemerintah Aceh akan menyiapkan rancang bangun model pelatihan aktif seperti ini, karena program ini adalah program nasional dan akan berakhir di tahun 2017,” katanya.

Pelatihan yang diikuti oleh 59 orang fasilitator daerah dari unsur dinas pendidikan dan kemenag Kabupaten Aceh Jaya, Pidie, Bener Meriah, Bireuen,  Aceh Tengah,  dosen LPTK Unsyiah & UIN Ar-Raniry, beserta widyaiswara LPMP Aceh tersebut akan berlangsung hingga 30 Mei 2015.

Dalam pelatihan tersebut para peserta akan mengembangkan perangkat penilaian autentik, peningkatan kemampuan literasi pada siswa, penyiapan dokumen portofolio bagi siswa, pendampingan guru melalui model lesson study, dan revitalisasi program MGMP di kabupaten. Muklish Hamid, koordinator pelatihan SMP/MTs USAIDPRIORITAS mengingatkan tanggung jawab besar para fasilitator untuk kemajuan pendidikan di daerahnya.

“Masih banyak tugas dan tanggung jawab fasilitator kabupaten untuk terus bekerja membimbing guru-guru di kabupaten pasca pelatihan tingkat sekolah di kabupaten. Implementasi hasil pelatihan ini juga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak di daerah kita dan kita harus melibatkan sebanyak mungkin pihak untuk kemajuan pembelajaran di sekolah,” kata Mukhlis.

Demikian seperti dikutip dan disampaikan Teuku Meldi Kesuma, Communication Specialist, didampingi Mukhlis Hamid (Koordinator pelatihan SMP/MTs)... []

Layanan
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh