Kakanwil dan Ulama Bahani Peserta Diskusi di ITLC

Inmas Aceh 28-09-2021 17:02

(aceh.kemenag.go.id/Inmas Aceh)

Banda Aceh (Humas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg bahani peserta kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama di Gedung Information Technologi Learning Center (ITLC), Kampung Baru, Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (27/9/2021). 

Dalam acara yang diprakarsai Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Banda Aceh, Dr Iqbal ulangi potret, dinamika, dan tantangan, serta solusi terhadap kerukunan di Aceh.

Kakanwil mengulangi dalam paparan tentang kebijakan Kemenag, bahwa moderasi beragama bukan agama yang mau dimoderasikan, melainkan cara memahami ajaran agama yang dimoderasikan, atau beragama dengan semangat wasathiyah (wasathaa, pertengahan).

"Bahwa moderasi beragama bukan untuk memodernkan agama, melainkan hanya cara pandang kita dalam beragama," katanya. 

Ia mengatakan bahwa dengan moderasi beragama bisa semakin memperkuat kembali keberagamaan yang moderat.

Iqbal mengharap, tokoh bersama umat Islam untuk memahami esensi agama secara benar.

Menurutnya, terkait konflik dengan pemeluk agama lainnya justru sangat kecil atau rendah. Paling-paling hanya di Singkil. Itu pun terus dicoba cari solusi bersama, meskipun diakuinya punya permasalahan yang kompleks.

Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tersebut dibentuk dari tiga indikator besar, yakni toleransi, kesetaraan, dan kerja sama.

Indeks ini juga mencerminkan keberhasilan moderasi beragama.

Saat menyampaikan materinya, Iqbal menyebut begitu pentingnya sikap moderasi beragama, sehingga menjadi bagian dari visi dan misi Kementerian Agama RI.

Bersama narasumber lain, Kakanwil juga sampaikan indeks kerukunan dan cara memahami agama sampai ke esensi atau substansi, bukan hanya kulit-kulit saja.

Tampil selain Kakanwil, juga pemateri dari kalangan ulama atau pimpinan dayah, Tgk H Masrul Aidi Lc dan Tgk H Rusli Daud SHI MAg.

Ustadz Masrul ialah Dewan Pakar Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh dan Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keu'eung, Kota Baro, Aceh Besar.

Sedangkan Tgk Rusli ialah Ketua Tanfidziyah Nahdatul Ulama (NU) Kota Banda Aceh dan Pimpinan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh Lamjame Banda Aceh.

Selain jajaran Kemenag Banda Aceh, juga diundang sebagai peserta, dalam acara di gedung di kawasan Jalan Twk Tuanku Muda Wali, dekat Kankemenag dan Blang Padang itu, unsur mahasiswa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Alumni Al-Azhar Cairo ini, antara lain memaparkan pandangan berbagai ulama terhadap konsep moderasi dan implementasinya dalam kehidupan.

Ketua panitia kegiatan M Iqbal SAg MH (Kasi PHU) mengatakan, dalam sepekan terakhir pihaknya sudah menggelar beberapa kali diskusi terkait moderasi beragama.

Kegiatan di gedung bekas Bioskop Garuda itu, dimoderatori oleh Said Kamaruzzaman dari Harian Serambi Indonesia.[yyy]

Kategori Informasi dan Humas
CONNECT & FOLLOW