Pilih Simeulue Lokasi Pengamatan GMC, Bupati Apresiasi Kemenag Aceh

Inmas Aceh 27-12-2019 17:20

(aceh.kemenag.go.id/Inmas Aceh)

Simeulue -- Gerhana matahari cincin (GMC) di Simeulue terlihat sempurna berbentuk cincin. Bupati Simeulue Erly Hasyim mengapresiasi Kanwil Kemenag Aceh telah memilih kabupaten berjuluk Ate Fulawan sebagai lokasi pemantauan.

Puncak GMC di langit Simeulue pada Kamis (26/12/2019) kemarin terjadi pukul 11.53 hingga berakhir pada pukul 11.56. Kemenag Aceh melakukan pemantauan di halaman Masjid Baiturrahmah, Simeulue.

Untuk melihat fenomena langka tersebut, Kemenag mengangkut 10 teleskop dari Banda Aceh ke Simeulue. Warga yang datang ke lokasi, dapat melongok matahari ditutup bulan secara bergantian lewat teleskop.

Selain itu, di lokasi juga dibagikan 500 kacamata dengan filter ND5. Masyarakat di Simeulue terlihat antusias menyaksikan bulan berubah berbentuk cincin.

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Aceh yang telah memilih Simeulue sebagai lokasi observasi, tempat kumpul menyaksikan gerhana," kata Bupati Erly Hasyim, Jumat (27/12/2019).

Erly menyebut fenomena alam itu sebagai bagian dari sejarah daerahnya. Erly dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh Drs H M Daud Pakeh ikut menyaksikan GMC di lokasi.

"Kita melihat masyarakat sangat antusias menyaksikan gerhana. Semoga dengan melihat kekuasaan dan keagungan Allah makin menambah keimanan dan rasa syukur kita," jelasnya.

Sementara itu, Kakanwil M Daud Pakeh, mengatakan, Kemenag Aceh sengaja memilih Simeulue sebagai lokasi pusat pemantauan bertujuan untuk mempromosikan daerah tersebut. Kabupaten yang termasuk ke dalam daerah terluar, terpencil dan tertinggal (3T) ini harus mendapatkan perhatian semua pihak.

"Kemenag Aceh menjadikan Simeulue sebagai daerah binaan selama ini makanya kami sering ke Simeulue, termasuk kita fokus pendidikan dan pondok pesantren di sini," kata Daud Pakeh.

Menurutnya, Kemenag Aceh juga ingin meramaikan Pulau Simeulue sehingga nanti daerah tersebut dilirik wisatawan. Ketika gerhana terjadi, Kemenag juga ingin memperkenalkan wisata religi.

"Ini peluang sebenarnya untuk memperkenalkan potensi Simeulue kepada masyarakat luar. Kemenag tidak hanya berperan membangun umat disegi agama saja tapi juga di sektor lain punya keterkaitan semuanya," jelasnya.

"Dengan ramai orang hadir ke Simeulue ini kan akan berkaitan dengan faktor lain seperti wisata dan ekonomi juga pastinya. Mungkin sekali orang datang melihat keindahan Simeulue, ke depan mungkin akan balik lagi karena Simeulue ini juga punya potensi luar biasa," ungkap Daud Pakeh.

Secara umum, gerhana matahari dimulai pukul 10.07.06 WIB. Sementara gerhana matahari cincin terjadi pukul 11.53.51 WIB. Puncak cincin pukul 11.55.20 WIB dan akhir cincin pukul 11.56.54 WIB dan akhir gerhana pukul 13.54.38 WIB. []

Kategori Kantor Wilayah Aceh
CONNECT & FOLLOW