JANGAN MEMILIH JODOH DI DUNIA MAYA KESHALIHANNYA BELUM TENTU NYATA

Kankemenag Gayo Lues 17-10-2019 22:28

(aceh.kemenag.go.id/Kankemenag Gayo Lues)

Blangkejeren (Ali Sadikin) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues Drs. H. Maiyusri  menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Pranikah Angkatan ke XVII yang digelar oleh Seksi Bimas Islam kankemenag Kabupaten Gayo Lues , kamis (17 / 10/19) di Aula SMA 1 Terangun.

Kakankemenag Gayo lues Drs. H. Maiyusri mengatakan tujuan Bimbingan Pranikah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan  rumah tangga dalam mewujudkan keluarga Sakinah , mawaddah, Wa Rahmah serta mengurangi angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.

Mungkin awalnya tidak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan hubungan yang tidak halal, padahal mereka sudah mengetahui ilmunya. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, oknum wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat, akan tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail, WA, Instagram, Facebook, dan SMS. Begitu juga dengan oknum laki-laki dengan nama Islami dan kunyah, ditambah dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap dan wara’-nya tidak menunjukkan demikian, genit di dunia maya.

Jangan langsung terburu-buru menilai seseorang alim atau shalih hanya karena melihat aktifitasnya di dunia Maya. Hal ini belum tentu dan tidak menjadi tolak ukur keshalihan seseorang dan apa yang ada di dunia maya adalah teori, bukan praktek langsung. Bisa jadi sesorang sering menulis status dan merayu di dalam Facebook, WA, Intagram, menaut link syar’i tetapi malah mereka tidak melaksanakannya dan melanggarnya, apalagi ada beberapa orang yang bisa menjaga image alim di dunia maya, pandai merangkai kata, pandai menjaga diri dan pandai memilih kata-kata yang bisa memukau banyak orang.

Tolak ukur kita bisa menilai keshalihan seseorang secara dzahir adalah takwa dan aklaknya yang terkadang langsung bisa kita nilai dan melihatnya di dunia nyata, bukan menilai semata-mata bagaimana teorinya saja di dunia maya.

Mereka yang tidak kuat imannya, terperdaya sekaligus dengan hubungan tak halal yang mereka lakukan, mereka sudah terperangkap cinta. maka semakin lengkap sudah, mereka melihatnya sebagai sebuah keindahan tiada tara sampai-sampai menutup beberapa kekurangan yang harusnya menjadi pertimbangan paling terdepan yaitu agama dan ahklak.

Drs. H. Maiyusri menambahkan Bimbingan Pranikah adalah pemberian bekal Pengetahuan, Pemahaman, Keterampilan dan Penumbuhan Kesadaran kepada Remaja Usia Nikah tentang kehidupan rumah tangga dan keluarga.

Sementara Itu Kasi Bimas Kankemenag Kabupaten Gayo Lues Ali Hamzah, SH menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program Bimas Islam yang dibiayai oleh Dipa Kankemenag Gayo Lues dengan peserta dari Siswa SMA dan Pemuda/i Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues.


Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
CONNECT & FOLLOW